Beranda arrow Kajian
logo
Tafsir Ringkas QS Al-Kafirun
Ditulis oleh Ahmad Mudzoffar Jufri, MA   

1.  Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, 2.  Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 3.  Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. 4.  Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, 5.  Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. 6.  Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku."

Surat ini adalah surat makkiyah, surat yang diturunkan pada periode Makkah, meskipun ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa, surat ini turun pada periode Madinah. Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan bahwa, surat ini adalah surat penolakan (baraa’) terhadap seluruh amal ibadah yang dilakukan oleh orang-orang musyrik, dan yang memerintahkan agar kita ikhlas dalam setiap amal ibadah kita kepada Allah, tanpa ada sedikitpun campuran, baik dalam niat, tujuan maupun bentuk dan tata caranya. Karena setiap bentuk percampuran disini adalah sebuah kesyirikan, yang tertolak secara tegas dalam konsep aqidah dan tauhid Islam yang murni.

Baca selengkapnya
 
Tafsir Ringkas QS An-Nashr
Ditulis oleh Ahmad Mudzoffar Jufri, MA   

(1) Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, (2) Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, (3) Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Taubat. (QS An-Nashr: 1-3)

Muqaddimah

Surah pendek dengan hanya 3 ayat ini nilai dan fadhilahnya menyamai seperempat Al-Qur’an (lihat HR. At-Tirmidzi dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu). Dan menurut sebagian riwayat, ia merupakan surah yang diturunkan terakhir kali, yakni pada pertengahan hari-hari tasyriq di Mina pada haji wada’ (HR. An-Nasaa-i dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dan HR. Al-Bazzar dan Al-Baihaqi dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma), sebagai pertanda telah sempurnanya ajaran Islam dan telah berakhirnya tugas suci Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam mengemban amanah besar dari Allah Ta’ala, untuk menyeru dan membimbing ummat manusia ke jalan lurus, jalan Allah satu-satunya (QS. Al-Fatihah [1]: 6-7; QS. Al-An’am [6]: 153; QS. Yaasiin [36]: 61), yakni jalan tauhid, iman, ibadah dan penghambaan diri kepada Allah semata dalam bingkai dinul Islam yang murni. Oleh karena itu, turunnya surah ini dipahami sebagai tanda telah dekatnya ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Baca selengkapnya
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 6 dari 28
Copyright at KonsultasiSyariah.Net
Dipersilakan menyalin isi web dengan mencantumkan sumber dan penulisnya