Perhitungan Zakat Mal

Zakat, 17 September 2014

Pertanyaan:

Aslm.wr.wb

Ustad,
1.saya memiliki tanah kosong yang tidak menghasilkan, rumah sendiri sebagai tempat tinggal dari hasil kredit bank yang sudah lunas kira2 Desember 2013. tanah itu dulu dibeli kira-kira seharga 19 jutaan, rumah; tanahnya 15 juta membangunnya biayanya saya lupa mungkin habis 50 juta lebih.
2.ada mobil masih kredit
3.sepeda motor lunas kalau gak salah april 2012.

pertanyaan saya:
1. apakah harta saya sudah kena zakat mal? bagaimana cara menghitungnya? mengingat nilai tanah terus naik apakah zakatnya juga naik? mengikuti harga pasar sekarang atau harga beli/perolehan? apakah tiap tahun berubah ?
2. mengingat harga kendaraan tiap tahun menurun, apakah hsil hitungannya bdsrkan hrga pasar sekarang atau harga perolehan? apakah tiap tahun berubah ?
3. apabila sudah kena zakat, jika tahun 2014 ini saya membayar zakat, apakah saya harus membayar juga tahun sebelumnya jika tahu sebelumnya juga sudah kena zakat.
Demikian Ustadz, terima kasih sebelumnya ustadz
Wassalammualaikum Wr.Wb



-- SISKA VERA YUNA GINTING (Medan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Diantara syarat yang disepakati oleh para Ulama' bagi wajibnya zakat atas sebuah harta kekayaan ialah apabila harta tersebut dimiliki secara penuh, berkembang dan merupakan kelebihan dari kebutuhan primer

Oleh karenanya, dengan memperhatikan kekayaan yang anda sebutkan, maka saya berkesimpulan bahwa harta kekayaan anda belum terkena wajib zakat; karena tanah yang anda miliki tidak menghasilkan, rumah yang anda pakai itu juga tidak terkena wajib zakat (yang terkena wajib zakat apabila rumah itu dikontrakkan atau disewakan), mobil anda juga belum menjadi milik penuh anda, bahkan ketika nanti sudah lunas, tetapi mobil tersebut anda pakai dan tidak anda sewakan, juga tidak terkena wajib zakat, demikian juga dengan motor beat anda yang anda pakai sebagai kendaraan pribadi, ia juga tidak terkena wajib zakat

Namun kalau anda mau ber-infaq atau bershadaqoh sebagai ungkapan syukur anda kepada Allah atas nikmat-nikmat tersebut, maka insya Allah akan menjadi bagian dari amal ibadah anda yang berpahala

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA