Haji Tanpa Muhrim

Haji & Umrah, 3 Agustus 2015

Pertanyaan:

Assalamualaikum.
Saya sudah haji 11 tahun yang lalu, istri saya belum, beberapa tahun yang lalu istri beserta paman mendaftar haji dan pada tahun 2015 telah mendapatkan kepastian berangkat pada tahun 2016, baru-baru ini pamannya menarik uang setoran haji. Saya telah bertanya kepada penyelenggara haji di kota saya, bila saya mendaftar kapan saya dapat berangkat dengan istri, mereka menjawab berdasarkan data bahwa di perkirakan 20 – 25 tahun, apakah saya wajib menemani istri saya untuk berhaji atau istri boleh berhaji tanpa saya. Umur istri 38 tahun dan saya 40 tahun.


-- Dedi (Pontianak)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Tentu akan lebih baik, kalau anda bisa menemani istri anda saat nanti pergi untuk melaksanakan ibadah haji

Tetapi karena kondisi yang sangat sulit, yang jika anda mau menemani istri, anda harus menunggu  20 atau 25 tahun lagi, maka para Ulama' termasuk imam Syafi'i, membolehkan bagi seorang wanita untuk berhaji dengan tanpa mahrom, apabila ada rombongan yang menjaminnya aman, pembolehan tersebut didasarkan pada hadits riwayat Bukhori, dimana beberapa istri Rasulullah saw ( setelah Rasulullah saw wafat ) pernah minta izin kepada Khalifah Umar untuk berhaji, dan Umarpun mengizinkan dengn memerintah kepada Ustman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf untuk mengawalnya

Demikian, semoga allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'laikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA