Haruskah Kita Bermahzab Dlm Ibadah

Aqidah, 10 Desember 2015

Pertanyaan:

haruskah kita ikut dalam satu mahzab dalam melaksanakan ibadah, bolehkan salah satu aturan kita ikut mahzab A tetapi dilain aturan kita ikut mahzab B. adakah hadits yang mengharuskan kita bermahzab pada salah satu imam mahzab.

-- Uji Ruhara (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Allah Subhaanahu wa Ta'aala dan Rasululullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah memerintahkan kita untuk mengikuti madzhab tertentu dalam ber-ibadah, tetapi Rasulullah memerintahkan kita untuk mengikuti Al Qur'an dan As Sunnah dalam ber-ibadah, Tetapi dala relaitanya tidak semua orang Islam dan bahkan mayoritas dari mereka tidak mampu untuk bisa memahami dua sumber hukum tersebut dan menyimpulkan hukumnya, yang karenanya muncullah kemudian para Ulama' Mujtahidun yaitu para Ulama' yang mempunyai kompetensi untuk memahami dua sumber hukum tersebut dan kemudian mengajarkan apa  yang mereka fahami dan menuliskannya agar bisa membantu mereka yang tidak mampu untuk memahaminya, itulah yang kemudian terkenal dengan sebutan madzhab-madzhab, Jadi madzhab-madzhab tersebut baru ada setelah Rasulullah wafat, sehingga tidak mungkin Rasulullah memerintahkan kita untuk ikut madzhab tertentu, karena Rasulullah belum pernah bertemu dengan para ulama' madzhab-madzhab tersebut

Sehingga bagi kita yang datang dikemudian hari yang tidak mempunyai kemampuan untuk menyimpulkan hukum dari sumbernya tetap harus mengikuti Al Qur'an dan Assunnah dengan bantuan pemahaman para ulama' Madzhab, Dan karenanya kita boleh untuk berpindah-pindah madzhab dengan syarat tidak dengan niat untuk mencari yang enak, tetapi dengan cara membandingkan pendapat para ulama' madzhab kemudian memilih pendapat yang lebih meyakinkan

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk membimbing kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

-- Agung Cahyadi, MA