Berakhirnya Syariat Salat

Sholat, 21 Desember 2015

Pertanyaan:

konsultasi
tax audit

13.19 (3 menit yang lalu)

ke sharia.consult.
Ass wr wb
Ustad sy mau bertanya
kebetulan saya lagi berdebat dengan istri mengenai kewajiban salat bagi orang yang telah meninggal dunia.
1. Pendapat istri ;
Mayit harus segera dikubur sebelum masuk waktu salat fardhlu karena kalo lewat maka akan terutang kewajiban salat? jadi misal jam 3 meninggal maka sebelum ashar harus dikuburkan karena salat asharnya akan jadi tanggungan krn sebelum masuk tanah masih punya kewajiban salat
2. Pendapat saya :
Apabila sudah nyawa dicabut maka terputuslah kewajiban syariat spt salat dsb, kecuali amal jariah doa anak saleh dan ilmu yang pernah diajarkan didunia, jd saat dialam kubur ya tinggal mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan didunia
jd pendapat saya pada saat dicabut nyawa badaniah sudah tidak bisa ngapa2in...dan alasan utk mempercepat penguburan adalah selain kasian dng mayit jg penghormatan

Akan tetapi kami sampai berdebat panjang... dan bertengkar.. sampai dia menyebut saya tolol segala, dan saya pun marah
menurut istri dia belajar dari ustadz Hanafi di Jakarta ?
Sampai saat ini sy cari referensi dari mana mana dan kebetulan jawabannya jg sama dengan yang saya yakini


MOhon pencerahannya ya ustadz karena kedangkalan ilmu agama kami


Wass Wr wb


Bing Hartoyo



-- Bing Hartoyo (Medan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Dasar utama hukum ibadah itu adalah Al Qur'an dan hadits Rasulullah dan bukan pendapat seseorang

Dan berdasarkan pendapat seluruh Ulama' Mujtahidun berdasarkan Al Qur'an dan Hadits bahwa Kewajiban ibadah itu diwajibkan kepada MUKALLAF yaitu seorang mukmin yang masih hidup, berakal sehat dan telah baligh, yang karenanya seorang mukmin yang sudah meninggal yang karenanya tentunya tidak lagi berakal secara otomatis telah terbebas dari kewajiban ibadah

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallah bersabda : 


إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ 

" Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya, kecuali tiga perkara ; shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendoakannya " ( HR. Muslim, Abu Daud dan Nasa'i )

Penjelas diatas mudah-mudahan bisa memberikan pemahaman yang benar dari apa yang kalian perdepatkan

Demikian, semoga Allah berkenan untuk Membimbing kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.




-- Agung Cahyadi, MA