Ibadah

Sholat, 29 Agustus 2016

Pertanyaan:

apa hukumnya jika masa pengobatan kandungan diprediksi dokter tidak datang bulan ternyata datang bulan melebihi hari datang bulan normal apakah wajib melakukan sholat?

-- Arnita1 (Padang)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Darah yang keluar pada waktu-waktu yang basa keluar haidh, dihukumi darah haidh, yang karenanya haram untuk sholat, tetapi darah yang keluar diluar waktu kebiasaan haidh tersebut, insyaa Allah termasuk darah istihadhah.

Seorang wanita yang mengeluarkan darah istihadhah dianggap suci yang karenanya wajib sholat, dengan ketentuan wudhunya hanya berlaku untuk satu waktu sholat.

Cara bersucinya adalah sebagai berikut ; Ketika telah dipastikan tiba waktu sholat, maka ia harus membersihkan darah yang keluar darinya, kemudian setelah diyakini sudah bersih, maka menahannya dengan pembalut, setelah itu berwudhu sebagaimana wudhu yang biasa dilakukan.. Setelah wudhu maka segera sholat (kalaupun ditengah-tengah sholat  meyakini keluar darah), maka tidak membatalkan wudhunya.

Wudhunya akan dianggap batal, dengan datangnya waktu sholat berikutnya, Maka ia wajib kembali membersihkan darah yang keluar, kemudian menahan dengan pembalut dan wudhu, kemudian segera sholat

DEmikian, semoga berkenan untuk senantiasa membimbing kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamiu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA