Usia Senja Mengharap Kematian

Aqidah, 30 September 2016

Pertanyaan:

Assalamualaikum Asatidzah yang dihormati Allah...
Saya hendak untuk menanyakan beberapa pertanyaan terkait..
Bahwa Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa "umru ummati bayna sittiin WA sab'in.." Dimna usia ummat Nabi Muhammad SAW adl 60-70..
Kiranya kalau seseorang Sudah memasuki usia Senja antara 60-70 tahun apakah kiranya ia perlu mengimplementasikan hadits tersebut sehingga mengarahkan kehidupannya kpd akhir hidup dan tidak merawat lagi sehat kehidupan individual tersebut.?
Jazakumullah khairal jaza ustadz...
Semoga dirahmati Allah dgn Rahmat seluas2nya..

-- Ahmad Rasikh Ilmi (Depok)

Jawaban:

wswrwb.

Saudaraku ....60-70 tahun itu usia rata2. tapi banyak juga yang berusia dibawahnya atau lebih .
RasuluLLAH saw. mengingatkan kita agar selalu istiqomah dalam berbuat baik termasuk merawat tubuh adalah amal shaleh.
Karena nilai kita sangat tergantung "Bagaimana akhir hidup kita".
Maka keliru bila diusia 60-70, seseorang tidak lagi merawat dirinya selain dia tidak bersyukur kepada ALLAH, apakah dia berani melangkahi takdir ALLAH bahwa usianya bisa jadi sampai 80 tahun bahkan lebih?
Hadits ini sangat perlu direnungkan:


العَبْدُ الْمُسْلِمُ إِذَا بَلَغَ أَرْبَعِيْنَ سَنَةً خَفَّفَ اللهُ تَعَالَى حِسَابَهُ ، وَإِذَا بَلَغَ سِتِّيْنَ سَنَةً رَزَقَهُ اللهُ تَعَالَى الْإِنَابَةَ إِلَيْهِ ، وَإِذَا بَلَغَ سَبْعِيْنَ سَنَةً أَحَبَّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، وَإِذَا بَلَغَ ثَمَانِيْنَ سَنَةً ثَبَّتَ اللهُ تَعَالَى حَسَنَاتِهِ وَمَحَا سَيِّئَاتِهِ ، وَإِذَا بَلَغَ تِسْعِيْنَ سَنَةً غَفَرَ اللهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ وَشَفَّعَهُ اللهُ تَعَالَى فِى أَهْلِ بَيْتِهِ ، وَكَتَبَ فِى السَّمَاءِ أَسِيْرَ اللهِ فِى أَرْضِهِ – رواه الإمام أحمد

"Seorang hamba muslim bila usianya mencapai empat puluh tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya). Jika usianya mencapai enam puluh tahun, Allah akan memberikan anugerah berupa kemampuan kembali (bertaubat) kepada-Nya. Bila usianya mencapai tujuh puluh tahun, para penduduk langit (malaikat) akan mencintainya. Jika usianya mencapai delapan puluh tahun, Allah akan menetapkan amal kebaikannya dan menghapus amal keburukannya. Dan bila usianya mencapai sembilan puluh tahun, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan dosa-dosanya yang belakangan, Allah juga akan memberikan pertolongan kepada anggota keluarganya, serta Allah akan mencatatnya sebagai “tawanan Allah” di bumi." (H.R. Ahmad)

WaLLAHU a'lam

-- Selamet Junaidi