Alat Kontrasepsi

Pernikahan & Keluarga, 6 November 2008

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr. wb. Mohon dijelaskan alat kontrasepsi yang tidak bertentangan dengan syariah. Terima kasih.

-- Yani (Madiun)

Jawaban:

Wa 'alaikumus salam wr wb.

KB (Keluarga Berencana), apabila dimaksudkan untuk membatasi keturunan, tidak diperkenankan dalam Islam, kecuali dalam keadaan darurat (misalnya membahayakan kandungan ibu).

Akan tetapi bila KB tersebut dimaksudkan untuk mengatur kelahiran (setiap dua tahun sekali misalnya), hukumnya diperbolehkan dengan syarat caranya harus benar yaitu dengan tidak mempertemukan air mani dengan ovum, sebagaimana yang biasa dilakukan oleh sebagian sahabat Rasulullah dengan 'azl (membuang sperma diluar rahim). Hal tersebut didasarkan pada alasan bahwa awal penciptaan adalah ketika ada pertemuan antara sperma dan ovum dalam rahim, dan semenjak itu mestinya tidak boleh lagi (menurut sebagian ulama) untuk digagalkan.

Adapun alat kontrasepsi yang ada, yang memungkinkan terhalangnya pertemuan antara sperma dan ovum, yang kami ketahui hanya kondom.

Wallahu a'lam bishshawab.

Wassalamu 'alaikum wr wb.



-- Agung Cahyadi, MA