Dapatkah Mengikhtiarkan Takdir?

Aqidah, 29 Juli 2017

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb, Ustadz yang dirahmati Allah SWT. Mohon pencerahan. Kami memiliki putra berusia 3 tahun yang qodarullah mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Dalam teori medis dikatakan kondisi ini akan mempengaruhi produktivitas nya kelak ketika dewasa. Sebagai orang tua, ada kekhawatiran akan hal tersebut, Ustadz, meskipun sudah mencoba meyakinkan diri bahwa kuasa Allah berlaku lebih dari teori manapun. Apakah berdosa kekhawatiran ini, Ustadz? Apa yang sebaiknya kami lakukan untuk kebaikan anak kami selain ikhtiar medis? Kami pernah mendengar kisah ulama yang sembuh dari buta sebab doa2 di sepertiga malam ibundanya. Dapatkah kami melakukan hal yang sama juga, melalui doa mengikhtiarkan takdir yang baik untuk anak kami? Jazakallahu khoiron.



-- Hamba Allah (Surabaya)

Jawaban:

Wswrwb.Saudara yang diramati ALLAH SWT.

Senang dan susah adalah sama sebagai ujian dalam hidup. Sebagaimana firman ALLAH SWT: 

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ (35)

35. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. QS. AL ANBIYA'

Khawatir itu manusiawi dan boleh asal tidak membuat kita pesimis dan menjauh dari ALLAH SWT. Khawatir itulah yang mendorong orang mukmin dan anda juga untuk tekun berdoa mengharapkan perubahan, sebagaimana firman ALLAH SWT;

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

16. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya[1193] dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang Kami berikan. QS. AS SAJDAH

Jadi yang anda lakukan tepat untuk buah hati anda. apalagi ada hadits RasuluLLAH saw, atas izin ALLAH SWT bahwa doa itu bisa merubah takdir:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَرُدُّ الْقَضَاءَ
إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمْرِ إِلَّا الْبِرُّ (الترمذي)

Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

Semoga keinginan baik anda dikabulkan ALLAH..MAka setelah andaberusaha optimal, serahkan keputusannya kepada ALLAH. Kemudian terimalah dengan ridlo apa saja yang nanti ALLAH putuskan. WaLLAHU a'lam

 



-- Selamet Junaidi