Niat Mandi Wajib

Thaharah, 15 Agustus 2017

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz, saya mau tanya apakah niat mandi wajib sudah sah apabila kita baca dengan"sah aku mandi wajib niat mengangkat hadas besar karena Allah ta'ala", pada niat ini tidak memyebutkan "fardhu" apakah sah niatny ustadz, atas jawabannya saya ucapkan terima kasih wassalmu'alaikum wr.wb



-- Dery (Palembang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Niat adalah syarat sahnya ibadah, kesalahan niat akan menyebabkan kesalahan tidak sahnya ibadah

Rasululllah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya: " Sesungguhnya setiap amalan itu akan ditentukan oleh niatnya "

Tetapi niat itu adalah amalan batin, yang karenanya adanya didalam hati dan tidak harus diucapkan, kalau diucapkan namanya bukan niat tetapi ucapan, seperti ketika kita bert-niat (sekarang) untuk pergi ke Jakarta pada pukul 17.00 sore nanti, maka ketika tiba waktunya pukul 17.00 dan kita mulai berangkat menuju Jakarta sesuai dengan yang kita niatkan sebelumnya, maka kita tidak harus mengucapkan " Nawaitu ke Jakarta ", tetapi langsung saja berangkat saat tiba waktunya

Demikian juga ketika mau mandi wajib untuk menghilanghkan hadats besar, pada pada saatnya kita mau mandi, niatkan dalam hati (tidak diucapkan), bahwa saya mandi karena perintah Allah agar suci dari hadats, lalu langsung mandi sesuai dengan aturan mandi dalam Islam, maka dengan demikian telah sah mandi kita dan telah suci dari hadats besar.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 

 



-- Agung Cahyadi, MA