Mimpi Buruk Atau Baik

Lain-lain, 31 Agustus 2017

Pertanyaan:

assalamu'alaikum wr wb

saya mau tanya, tandanya apa ya apabila ada seseorang teman bermimpi bertemu adek pacar dan adek pacar mengatakan suruh menjauhi saya, dan dia pun bertanya ada hubungan apa dengan saya begitu

terima kasih

wassalamu'alaikum



-- Umi Uswatun Khasanah (Kebumen)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudari Uswatun Hasanah yang dirahmati ALLAH SWT.

RasuluLLAH saw.membimbing kita setelah bermimpi, mimpi baik ataupun buruk. 

Kalau mimpi anda adalah tergolong mimpi buruk karena ajakan untuk memutuskan silaturrahim apalagi tanpa ada sebab cuma mimpi.

RasuluLLAH saw membimbing kita bila mimpi buruk;

Ta’awudz

Begitu terbangun dari mimpi buruk, segeralah berlindung kepada Allah dengan membaca ta’awudz; a’udzu billahi minasy syaithanir rajiim (aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk).

الْحُلْمُ مِنْ الشَّيْطَانِ فَإِذَا حَلَمَ فَلْيَتَعَوَّذْ مِنْهُ وَلْيَبْصُقْ عَنْ شِمَالِهِ فَإِنَّهَا لَا تَضُرُّهُ

“Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya” (HR. Al Bukhari)

 

Disunnahkan bacaan ta’awudz ini tiga kali sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadits lainnya.

Meludah ke kiri tiga kali

Setelah berlindung kepada Allah, hendaklah orang yang bangun dari mimpi buruk meludah ke kiri tiga kali.

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim)

Dalam hadits ini, urutannya adalah meludah dulu, baru membaca ta’awudz.

Shalat

Langkah ketiga adalah shalat. Jika ta’awudz adalah meminta perlindungan Allah dengan ucapan, shalat adalah meminta pertolongan Allah dengan ucapan sekaligus perbuatan. Untuk bisa menunaikan shalat, seorang muslim harus berwudhu terlebih dahulu, sedangkan wudhu juga menjaga seseorang dari gangguan syetan.

فَإِنْ رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسَ

“Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah…” (HR. Muslim)

Mengubah posisi tidur

Setelah shalat, mungkin seseorang yang telah bermimpi buruk ingin tidur lagi. Rasulullah mengajarkan, hendaknya orang yang telah bermimpi buruk mengubah posisi tidurnya.

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim)

Tidak menceritakan mimpi

Mimpi buruk tidak boleh diceritakan kepada siapapun; baik kepada keluarga maupun kepada orang lain.

فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يُحِبُّ فَلَا يُحَدِّثْ بِهِ إِلَّا مَنْ يُحِبُّ وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَلْيَتْفِلْ ثَلَاثًا وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ

“Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya.” (HR. Al Bukhari)

Dengan demikian hal-hal buruk tidak akan menghantui  setelah mimpi buruk  in syaa ALLAH.

Tambahan hubungan dengan pacaran, perlu merenungkan sabda RasuluLLAH saw:

أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ باِمْرَأَةٍ إِلاَّكاَنَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ

Ingatlah, bahwa tidaklah seorang laki-laki itu berkhalwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

WaLLAHUn a'lam

 

 

 



-- Selamet Junaidi