Hubungan Dengan Non Muslim

Fiqih Muamalah, 27 September 2017

Pertanyaan:

Assalamu 'alaikum warohmatulloohi wa barokaatuh

Nama saya Raharjo, saya bekerja di perusahaan swasta milik non muslim. di tempat saya bekerja banyak karyawan yang non muslim. dan diantara mereka yang non muslim ada orang-orang yang 'saya menduga' melakukan kegiatan misionaris.

maka pertanyaan saya :

1. apakah para misionaris itu termasuk ahludzdzimmah ?

2. apakah saya sebagai muslim boleh bermuamalah, tolong-menolong dan melakukan hubungan kerja dengan para misionaris itu?

Atas jawabannya saya ucapkan terimakasih...

Jazakallooh khoiron katsiiroo

wassalaamu 'alaikum warohmatulloohi wa barokaatuh



-- Raharjo (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

1. Ahlu dzimmah atau kafir zimmy, yaitu orang non Muslim (khususnya orang Nasrani & Yahudi) yang hidup serta tinggal di bawah perlindungan pemerintahan Islam, dan memilih untuk tidak memerangi Islam serta bersedia untuk membayar jizyah sebagai kompensasi perlindungan kaum Muslimin terhadap mereka.

Dengan pengertian tersebut, maka para misionaris yang anda maksud itu bukanlah ahlu dzimmah

2. Bermuamalah itu hukum asalnya adalah mubah/diperbolehkan, termasuk dengan non muslim dan termasuk dengan misionaris, tetapi hanya dalam hal-hal yang baik; baik menurut ukuran dan pandangan Islam dan tidak merugikan Islam dan ummat Islam secara khusus dan ummat manusia secara umum

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk membimbing kita ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb. 



-- Agung Cahyadi, MA