Lelang Barang Tarikan Usaha Riba

Fiqih Muamalah, 9 Oktober 2017

Pertanyaan:

Assalamualaikum, ustadz bagaimana hukum ikut lelang barang hasil tarikan usaha riba. Misalnya seperti lelang kendaraan hasil tarikan dari usaha kredit kendaraan dan sejenisnya? Syukron.



-- Abdullah (Kendari)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Jual barang dengan cara lelang terbuka diperbolehkan :
~ Anas bin Malik meriwayatkan, bahwa suatu ketika ada seorang Anshar mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeluhkan keadaannya karena tidak punya uang.
 
”Kamu tidak punya barang apapun?” tanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
 
Orang inipun mengambil sedel pelana dan gelas.
 
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menawarkan kepada para sahabat,
 
مَنْ يَشْتَرِي هَذَا؟ 
فَقَالَ رَجُل ٌ: أَنَا آخُذُهُمَا بِدِرْهَمٍ، 
قَال َ: مَنْ يَزِيدُ عَلَى دِرْهَمٍ؟
 
”Siapa yang mau membeli ini?”
 
”Saya berani beli 1 dirham.” Tawar salah satu sahabat.
 
“Siapa yang berani lebih dari 1 dirham?”
 
Semua sahabat terdiam. 
Hingga beliau mengulangi lagi tawarannya,
 
مَنْ يَزِيدُ عَلَى دِرْهَمٍ؟
 
“Siapa yang mau menambah lebih dari 1 dirham?”
 
Hingga akhirnya ada satu orang yang angkat tangan, 
“Saya berani membelinya 2 dirham.”
 
“Silahkan ambil barang ini.” ucap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
(HR. Ahmad dalam Musnadnya, Abu Daud dalam sunannya dan Turmudzi dalam Jami’-nya)
 
~ Imam At-Thahawi membawakan keterangan dari ulama tabiin, Atha bin Abi Rabah, beliau mengatakan :
 
أَدْرَكْت النَّاسَ يَبِيعُونَ الْغَنَائِمَ ، فِيمَنْ يَزِيدُ
 
Saya menjumpai para sahabat yang mereka melakukan jual beli ghanimah kepada ’man yazid’ orang yang nambah harga. (HR. Bukhari secara Muallaq dan disebutkan dalam Syarh Ma’ani al Atsar).
 
Berdasarkan penjelasan tersebut diatas, maka in syaa Allah ikut  dalam lelang barang - termasuk hasil sitaan - diperbolehkan secara syar'i, dengan catatan lelangnya dilakuan secara terbuka (termasuk jenis barangnya dan kwalifikasi barang yang dilelang)
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya
 
Wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA