Menyumbang Acara Tahlilan

Lain-lain, 16 Oktober 2017

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb. Saya ingin bertanya, Bagaimana hukumnya menyumbang misalnya: kue dan lain-lain untuk acara tahlilan 3, 7, 40 dan seterusnya



-- Havid (Situbondo)

Jawaban:

Wsrwb.

Saudara Havid yang dirahmati ALLAH SWT.

Amal itu sangat tergantung niatnya.  Adapun orang yang sedang kesusahan seperti mushibah kematian keluarganya. Justru dianjurkan oleh RasuluLLAH saw untuk memberi makanan:

اصْنَعُوا لآلِ جَعْفَر طَعَاماً فَقَدْ أَتَاهُمْ أَمْر يشغلهُمْ -أو أتاهم ما يشغلهم-

         “Buatkan makanan untuk keluarga Ja’far, karena mereka sedang tertimpa (musibah) yang menyibukkan mereka.“ (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah.  Hadist ini dihasankan oleh Syekh al-Albani di dalam Shahih Ibnu Majah no. 1316)

 “Maksudnya musibah (kesedihan) telah menghalangi mereka dari menyiapkan makanan untuk mereka sendiri, sehingga mereka gelisah dan hal itu membahayakan mereka, sedangkan mereka tidak merasakannya. Berkata ath-Thiibi: “Hadist di atas menunjukkan bahwa dianjurkan para kerabat dan tetangga untuk menyiapkan makanan bagi keluarga mayit.“ 

Silakan bantulah saudara kita yang sedang kena mushibah

semoga pula tergolong dalam jaminan RasuluLLAH saw:

 

وَ اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ

“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya”. 

[HR Muslim: 2699, at-Turmudziy: 1930, ]

WaLLAHU a'lam

 



-- Selamet Junaidi