Suami Sulit Berkata Jujur

Pernikahan & Keluarga, 18 Oktober 2017

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb. Saya seorang istri yg sudah menikah selama 2 tahun dan sedang hamil 3 bulan. Saya ingin berkonsultasi tentang masalah yang saya alami. Kami menikah setelah melalui proses taaruf. Baru-baru ini saya shock ternyata suami saya memiliki hubungan dengan pria lain. Dan itu ternyata sangat dekat dan intim. Saya menduga hal itu terjadi sudah lama sebelum saya menikah dgn suami saya. Selama saya menduga itu hanya rekan kerja saja sehingga saya tidak curiga sama sekali. Namun, akhirnya kenyataan itu terkuak setelah saya melihat isi percakapan mereka. Saya juga mulai menyadari alasan fasilitas-fasilitas yang dimiliki suami saya, alasan mengapa suami saya tidak perhatian dan tidak memiliki inisiatif untuk berkomunikasi ketika kami berjauhan, bahkan tidak ada rasa kasihan ketika saya sedang kondisi hamil. Saya merasa tersiksa sebenarnya, saya ingin membawa suami saya ke jalan yang benar, saya kasihan sebenarnya. Tapi saya tidak ingin mengungkapkan fakta ini langsung, saya ingin suami saya menyampaikan ini dengan kesadaran sendiri. Namun, sulit untuk berkomunikasi dgnnya karena suami saya tipe yg suka menghindari suatu masalah dan ingin terlihat sempurna dari luar. Apa yg harus saya lakukan ?

 



-- Rita Maulita (Jakarta)

Jawaban:

Wswrwb. Bu Rita Maulita yang shalehah.

Semoga keshabaran dan niat suci anda menjaga kesucian keluarga menuai hasil teragung di sisi ALLAH SWT.

RasuluLLAH saw menjamin;


لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلَّا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

"Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak." (HR. Muslim)

Maaf walaupun faktanya suami anda tidak punya inisiatif berkomunikasi, jangan divonis bahwa dia tidak perhatian kepada anda dan tidak kasihan kepada anda yang dsedang hamil. Sisakan ruang di hati anda husnuzhan padanya (baik sangka) bahwa beliau sibuk dan terlalu fokus dalam pekerjaannya. Karena ALLAH mengikuti prasangka HambaNYA.
Suami istri itu saling melengkapi dan menyempurnakan. Nah kalau beliau tidak aktif memulai berkomunikasi dengan anda. Jangan anda kemudian menunggu beliau dahulu yang menghubungi anda. Tapi andalah yang terus menunjukkan kangen, memberitahukan tentang keadaan kehamilan anda. Nah otomatis dia akan membalas. Terus lakukan itu.  Semoga dengan khabar dan info dari anda bisa menyita perhatiannya. 
Tekunlah sholat di awal waktu. Perpanjang sujud anda dengan doa .
Semoga ALLAH memudahkan dan memberi solusi kepada keluarga anda sehingga bertambah harmonis dan bahagia
 
WaLLAHU a'lam


-- Agung Cahyadi, MA