Menyikapi Perubahan Suami Karena Istri Pertama

Pernikahan & Keluarga, 6 November 2017

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb. Ustadz saya istri kedua yang dinikahi sah oleh suami baik secara agama dan negara. Saya diminta sebagai istri kedua oleh suami dengan hormat ustadz, bukan karena perselingkuhan. Kehidupan rumah tangga saya dan suami sebelumnya baik-baik saja tidak ada masalah apapun meskipun harus berbagi dengan istri pertama. Tetapi istri pertama bersikap kurang baik terutama terhadap saya, kepada suamipun menuntut lebih. Sikap tersebut makin lama makin parah hingga suka membicarakan yang tidak-tidak tentang saya ke keluarga suami hingga berimbas pada sikap keluarga suami terhadap saya.

Saya membiarkan hal tersebut yang penting suami saya tidak berubah. Tapi suatu hari suami saya tiba-tiba berubah secara drastis, dan sudah tiga minggu ini suami saya menghilang, nomer tidak aktif dan tidak bisa dihubungi sama sekali. Padahal sehari sebelum kejadian itu saya dan suami masih baik-baik saja. Saya sudah mencoba menghubungi pihak keluarga suami untuk membicarakan masalah ini tapi tidak ada respon yang positif. Sepengetahuan saya istri pertama beserta keluarga suka mendatangi "orang pintar", yang saya takutkan adalah suami saya terpengaruh "sihir" dari istri pertama ataupun keluarga. Ustadz saya ingin bertanya,

1. Bagaimana cara menyikapi permasalahan ini? Tindakan apa yang harus saya lakukan agar suami kembali kepada saya?

2. Jika memang suami saya kena pengaruh sihir, bisakah dihilangkan pengaruh tersebut dari jauh? Karena saat ini suami berada di rumah istri pertama.

2. Bagaimana cara menghilangkan sihir pengaruh tersebut dari diri suami saya?

Terima kasih ustad, mohon pencerahannya.



-- Aisyah (Sidoarjo)

Jawaban:

Wassalamualaikum wr wb.

Bu Aisyah yang dirahmati ALLAH SWT.

Bersyukurlah selalu kepada ALLAH SWT karena anda menjadi istri kedua dan terhormat.

Keidupan berkeluarga pasti pasang surut dari rasa damai, kadang resah dan gelisah. Pastilah ini akan dijalani oleh semua keluarga di dunia ini sebagaimana firman ALLAH SWT:

 سُورَةُ الْبَقَرَةِ تَعْلِيمُهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكُهَا حَسْرَةٌ وَلَا يَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ وَهِيَ فُسْطَاطُ الْقُرْآنِ

Mengajarkan surat Al Baqarah adalah keberkahan dan meninggalkannya adalah kerugian. Para penyihir pun tidak akan sanggup menghadapinya. Ia adalah penyempurnaAl Qur'an.  (HR. Ad Darimi : 3242)

Biasakan sebelum tidur membaca dua ayat di akhir surah AL Baqarah:

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِأَلْفَيْ عَامٍ أَنْزَلَ مِنْهُ آيَتَيْنِ خَتَمَ بِهِمَا سُورَةَ الْبَقَرَةِ وَلَا يُقْرَأَانِ فِي دَارٍ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَيَقْرَبُهَا شَيْطَانٌ

"Sesungguhnya Allah telah menulis kitab (Al Qur`an) sejak dua ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, Allah menurunkan dua ayat darinya sebagai penutup surat Al Baqarah, tidaklah keduanya dibaca dalam rumah selama tiga malam setan akan mendekatinya.“   HR. Tirmidzi 2807

Semoga dengan tawakkal kepada ALLAH SWT, sehingga pengaruh sihir sekalipun bisa terhalang atau merusak hubungan  anda dan suami anda.

WaLLAHU a'lam



-- Selamet Junaidi