Ingin Terbebas Dari Jerat Riba

Lain-lain, 31 Januari 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz

saya Awan,, sudah 3 tahun ini saya bekerja di salah satu bank plat merah yang menawarkan gaji besar dan kenyamanan hidup duniawi. tapi, belakangan ini saya merasa bahwa hidup saya kurang nyaman di balik semuanya, gelisah, tidak tenang. jujur, saya bukan orang yang terlalu relijius, tapi entah kenapa hati kecil ini merasa bahwa seluruh kegelisahan yang saya alami bersumber dari uang yang saya nikmati, saya makan, dan saya nafkahkan ke keluarga. 

lalu saya teringat tentang riba, bahwa bekerja di bank merupakan salah satu jenis pekerjaan riba, dimana riba ini menjerat mulai dari pelaku, saksi, dan semua yang mengetahuinya. Masya Allah. saya ingat bagaimana saat awal saya berhasil melelang rumah seorang ibu yang di agunkan sebagai jaminan kredit oleh anaknya. awalnya saya merasa puas,, namun apakah saya yang sangat bodoh sekali waktu itu memikirkan dimana ibu itu akan tidur?

dan akhirnya saya menyadari mungkin ini adalah hasil dari dosa saya yang telah saya perbuat itu, namun saya masih berusaha untuk bertahan dengan dalih untuk menafkahi istri saya, dan makin saya bertahan, makin hati ini berteriak ini terbebas,, tapi saya dihalangi oleh ikatan dinas 5 tahun yang mewajibkan saya untuk membayar 200 juta apabila keluar sebelum masa ikatan dinas selesai. jujur saya tidak memiliki dana sebesar itu untuk menebus ijazah saya guna melamar di tempat lain yang lebih halal. 

lalu apa yang harus saya lakukan Ustadz? mungkinkah bagi saya untuk memohon donasi? lalu bagaimana saya keluar dari masalah ini? darimana saya mendapat dana sebesar itu? 

menangis rasanya hati ini menyesali hal yang dulunya saya anggap membanggakan namun nyatanya sangat hina ini. saya mohon bantuan, saran, dan apapun yang bisa membantu saya untuk menemukan jalan keluar dari dosa ini....

Terimakasih Banyak

Wassalamualaikum wr. wb



-- Kurniawan Syahputra (Surabaya)

Jawaban:

w وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Pak Kurniawan Syahputra yang dirahmati ALLAH SWT.

Semoga keinginan anda yang sangat mulia, lepas dari kerja riba segera di permudah untuk mendapatkan jalan keluar.

Benar, makanan hasil haram pasti berdampak negatif dan bahaya dalam perjalanan hidup dan anda menyadarinya. RasuluLLAH saw, memberi ancaman bagi orang makan dari hasil haram;

مَنْ نَبَتَ لَحْمُهُ مِنَ السُّحْتِ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِ

Siapa yang dagingnya tumbuh dari pekerjaan yang tidak halal, maka neraka pantas untuknya.” (HR. Ibnu Hibban  , Al Hakim dalam mustadroknya . )

Bila anda tetap bersungguh-sungguh untuk keluar dari riba, pasti ALLAH SWT akan menunjukkan jalan keluarnya, seperti janji ALLAH SWT;

 

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِي

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
( QS. Al Angkabut 69 )

Senantiasalah melantunkan doa Nabi Yunus as. agar segera anda mendapat jalan keluar:

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505 )

 

WaLLAHU a'lam
 
  



-- Selamet Junaidi