Hukum Mahar Nikah

Pernikahan & Keluarga, 1 Februari 2018

Pertanyaan:

assalamualaikum wr.wb 

Saya 2 minggu lagi akan menikah dengan mahar 20 mayam ( 1 mayam = 3,3 gram ). Malam ini saya dipanggil sama kedua orgtua saya. Mereka menjelaskan bahwasanya mahar yang dikasih dari calon suami kita nanti , akan di tukarkan sebagai ganti rugi perbaikan isi kamar seperti tempat tidur, lemari dll . 

Alhamdulillah orang tua saya dimudahkan rezeky, dan isi kamar pengantin sudah selesai tanpa menjual mahar.. 

Tetapi mereka mengatakan bahwa disaat selesai nikah nanti, mahar akan menjadi hak orangtua karena ganti rugi perbaikan isi kamar tadi. Dan saya tidak berhak meminta ataupun menjualnya.. 

Bagaimana hukum sebenarnya ?? 

mohon bantuannya yg sebesar”nya ustad.



-- Cut Dian Oktavina (Aceh)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudari Cut Dian yang dirahmati ALLAH. Semoga proses pernikahan anda dimudahkan dan lancar dan keluarga anda yang baru nanti bisa terbentuk menjadi keluarga sakinah.

Mengenai mahar yang anda tanyakan, mahar itu nantinya  menjadi milik anda. Nah mahar ini akan anda simpan atau jual adalah hak anda, alias boleh-boleh saja.

Sekarang orangtua anda dalam keterbatasannya, kamar anda akan diperbaiki dan peralatan rumah tangga anda dilengkapi tetapi nanti mahar itu akan menjadi milik orangtua anda. Dan sebagai ganti semua biayanya adalah mahar itu menjadi milik orangtua anda.Jika ini anda setuju dan ridoi. Maka  itu boleh-boleh saja.

WaLLAHU a'lam.



-- Selamet Junaidi