Sihir Tafriq Dan Was-was

Pernikahan & Keluarga, 24 Februari 2018

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum warrahmatullaahi wabarakatuh...

Ustadz yang dirahmati Allah...Perkenankan saya bercerita dan bertanya...

Saya Abdullaah yang beberapa waktu lalu terserang was-was. Qadarullaah, alhamdulillaah, penyebab was-was nya mulai ketahuan.

Dari beberapa sumber yang saya baca (termasuk penjelasan Ustadz Selamet) mengenai sihir, saya menyimpulkan bahwa saya terkena gangguan sihir tafriq. Jadi, di dalam hati ini sering terasa bisikan-bisikan dorongan untuk berbuat jahat, terutama bisikan-bisikan untuk membubarkan keluarga...

Bisikan-bisikan ini selalu mengganggu saya...di saat shalat, mengaji Al Quran, bahkan ketika bersendagurau dengan istri...

Masyaallaah walhamdulillaah, Allah masih menjaga saya untuk tidak mengikuti maunya setan itu...

Awalnya saya menjalani beberapa prosesi ruqiyah. Namun, terbongkar, ternyata praktik ruqiyah yang saya jalani ada yang bathil (dilakukan oleh dukun berkedok ustadz/ahli hikmah dan ajengan---astaghfirullaahal 'adziim). Namun, alhamdulillaah, Allah kemudian mempertemukan saya dengan 2 orang ahli ruqiyah syar'iyyah dan langsung di-ruqiyah berikut diajari teknik ruqiyah mandiri.

Pertanyaan saya Ustadz:

1.

Saya sudah hampir sepekan ini terus-menerus melakukan ruqiyah syar'iyyah mandiri... alhamdulillaah, was-was mulai berkurang banyak pada hari keempat. Masuk hari kelima saya malah sakit kepala hebat dan kesulitan melanjutkan terapi ruqiyah mandiri. Sakit kepala ini terasa apabila saya sujud ketika shalat. Dan hilang timbul hilang timbul.

Dan ketika saya sakit, saya kesulitan untuk ruqiyah. Bahkan untuk shalat terasa agak berat dan sakit di kepala bagian depan dan ubun-ubun.

Adakah yang salah dengan ruqiyah saya Ustadz? Lalu apa yang harus saya lakukan?

2.

Istri saya berasal dari daerah X dan kami sekeluarga tinggal di daerah X tersebut (maaf saya samarkan namanya). Tadi saya berbicara tentang rencana kami untuk hijrah dari tempat kami tinggal karena tempat ini sudah gersang untuk agama kami, Ustadz.

Di tempat kami tinggal banyak praktik ilmu hitam dan perdukunan. Sudah terkenal seantero Indonesia barangkali Ustadz (hasil pengamatan saya di keyword mesin pencari Google ditambah diskusi dunia maya dan nyata). Parahnya, praktik perdukunan ini dilakukan oleh orang-orang yang disebut "ahli hikmah" atau bahkan "ajengan". Saya sendiri pernah terjerumus ke dalamnya; bertemu beberapa "ahli hikmah" dan "ajengan" tadi untuk di-ruqiyah. Dasar saya masih jahil soal ruqiyah waktu itu. Maka saya terjerumus.

Selain itu, orang-orang dari daerah X ini terkenal agak kurang baik adabnya jika bermuammalah (meskipun tidak semuanya). Kalau kata orang Jawa, kurang "toto kromo" -nya.

Tadi saya bilang ke istri, "Kita hijrah ke tempat yang nggak ada orang-orang dari daerah X-nya. Ke Malang, atau ke mana gitu," lalu istri bilang, "Aku kan orang dari daerah X. Kemarin kamu bilang kita mau hijrah ke kota B..."

Apakah kalimat yang saya ucapkan tadi mengandung makna cerai Ustadz?

Jujur saya merasa agak was-was. Padahal saya tidak berniat untuk melakukan hal itu....

3.

Apakah memang bisikan-bisikan jahat dari setan itu terasa seperti kita sendiri yang meniatkan untuk melakukan perbuatan jahat tersebut?

Mohon penjelasan Ustadz. Saya juga memohon doa agar kami sekeluarga diteguhkan iman dan Islam kami dan kami.

Terima kasih.

 

Wassalamu'alaikum warrahmatullaahi wabarakatuh.



-- Abdullaah (Sukabumi)

Jawaban:

وعليكم السلام وحمة الله وبركاته

AlhamduliLLAH anda dan istri sudah menemukan penyebab masalah anda.

Anda belum jatuh talak saudaraku. Masih ada was-was dalam diri anda, termasuk ketika anda bertanya lagi apakah saya sudah jatuh cerai sekarang ini.

Teruskan ruqyah mandiri anda. Memang itu diantara pengaruh ketika ruqyah mandiri, sakit kepala. Jangan menyerah! Teruskan ruqiyah mandiri anda. Tetapi sebaiknya anda rutinkan terus bantuan ruqyah syar'iyyah dari ustadz yang sudah meruqyah anda.

Anda ingin hijrah, berpindah ke tempat lain? Bagus sekali.

Cari tempat yang  dekat dengan masjid, orang-orang sholeh.

Semoga ALLAH SWT mempermudah langkah-langkah hebat anda berdua.

WaLLAHU a'lam



-- Selamet Junaidi