Riba

Fiqih Muamalah, 25 Februari 2018

Pertanyaan:

Assalamu'alaykum ustadz, saya dan suami meminjam uang kepada orangtua saya sebesar 500 juta untuk membeli rumah. orangtua sayapun meminjamkan ikhlas karna untuk menghindari peminjaman dari bank yang ada ribanya. Orangtua saya akhirnya tidak punya uang yang cukup lagi untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. akad awal kami ketika peminjaman adalah kami pinjam 500 juta akan kami kembalikan 500 juta setelah ada uang. Adapun di luar itu karna orangtua gak punya cukup uang lagi setelah uangnya kami pinjam,  setiap bulan akan kami bantu ikhlas semampu kami yaitu 2,5 juta untuk tambahan biaya hidup selama uang 500 juta itu belum kembali. dan ketika sudah kembali uang 500 juta itu semoga bisa seterusnya kami membantu biaya hidup orangtua saya semampu kami.  mohon penjelasan pak ustadz, kami ingin memastikan bantuan sebesar 2,5 juta itu termasuk riba atau tidak? jazaakallahu khoir 



-- Puspa (Bogor)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Pinjaman kepada orang tua dan memberikan bantuan kepada orangtua adalah dua masalah yang berbeda hukum

Pinjaman adalah hutang yang tetap wajib anda harus bayar kepada orang tua dengan jumlah yang sama dengan nominal pinjaman anda yaitu 500 juta Rupiah, tidak boleh ada tambahan walapun kecil dan meskipun dengan kesepakatan sukarela

Sementara uang sebesar 2,5juta Rupiah yang anda niatkan sebagai bantuan kepada orang tua itu adalah merupakan kewajiban anda sebagai anak untuk meringankan beban orang tua

Dengan penjelasan tersebut diatas, maka uang sebesar 2,5 juta rupiah tersebuit bukanlah uang riba yang diharamkan Islam

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan petunjuk kepada kita semua ke-jalan yang diridh0hi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA