Menerima Hadiah Dari Murid

Fiqih Muamalah, 30 Mei 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum.. 

Ustadz, bagaimana hukumnya jika seorang guru yang mengabdikan dirinya mengajar dengan bergabung pada sebuah lembaga, menerima uang transport atau hadiah lebaran dari muridnya, tanpa sepengetahuan lembaga tersebut? Apakah ini haram? Atau boleh diterima? Atau boleh asal sepengetahuan lembaga yang mungkin mengambil sikap setiap hadiah dan uang transport yg diterima harus diserahkan ke lembaga dan dikelola oleh lembaga tsb? 

Sebagai info lembaga tersebut masih belum dapat berbuat adil atau memberikan gaji yang layak kepada para pengajar yang bergabung di lembaganya. 

Atas jawabannya kami sampaikan Jazakumullah khairan katsiiraa. 

Wassalam, 



-- Hamba ALlah (Bogor )

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ketika seorang guru yang mengajar di lembaga pendidikan tertentu sudah mendapatkan gaji dari lembaga tersebut, maka semua penghasilan yang didapatkannya, diluar gajinya yang sah, mestinya adalah bukan hak guru tersebut tetapi haknya lembaga

Yang karenanya, hadiah yang diterima seorang guru dari muridnya atau dari wali muridnya, semestinya dikembalikan kepada lembaga, kalau dikemudian hari hadiah tersebut dibagikan lagi kepada guru-guru yang mengajar di lembaga tersebut in syaa Allah boleh, karena hal tersebut adalah hak lembaga

Demikian, semoga Allah senantiasa bertkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA