Status Pernikahan Ketika Suami Menjatuhkan Talak Saat Bertengkar

Fiqih Muamalah, 31 Mei 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum wrwb

Suami saya pernah mengatakan ingin berpisah sudah 3x, yang pertama dia mengatakan "mulai sekarang kita jalani hidup masing-masing saja ya" , yang kedua dia pernah mengatakan "sudah kita pisah saja" pada saat saya sedang hamil dan sedang bertengkar

Dan terakhir kami bertengkar hebat lagi sampai suami mengatakan lagi " kita pisah saja ya?" melalui pesan whatsapp, karena pada saat itu suami saya sedang kerja di luar kota, 

Bagaimana status pernikahan kami saat ini? Apakah masih sah atau tidak..mohon pencerahannya...



-- Hamba Allah (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb

Lafadz yang biasa dipakai dalam talaq itu ada dua macam :

(1) Sharih atau jelas atau pasti, seperti cerai, talaq

(2) Kinayah atau sindiran, seperti kita pisah saja, kembali saja di orang tuamu dan sejenisnya

Apabila seorang suami mengatakan kepada istrinya yang sah dengan memakai lafadz sharih, misalnya : "kamu saya cerai", maka secara otomatis jatuh hukum talaq atas istrinya dihitung sejakan lafadz tersebut diucapkan

Tetapi apabila yang dipakai suami lafadz kinayah, seperti : "kita buyar saja, atau kembali saja kamu ke orang tuamu", maka jatuh dan tidaknya hukum talaq, akan ditentukan oleh niat suami saat dia mengucapkan lafadz tersebut, apabila dengan nia men-talaq saat mengucapkannya, maka jatuh talaq, tetapi kalau tidak disertai niat talaq, maka tidak jatuh talaq

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka yang anda tanyakan tersebut, perlu ada klarifikasi kepada suami yang mengucapkan lafadz tersebut, (karena semuanya memakai lafadz kinayah), apakah ada niat untuk men-talaq istrinya saat mengucapkannya atau tidak ada niat?

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA