Terlambatkah Tobat Seorang Homo..

Lain-lain, 8 Juni 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum.. 

Saya ingin tobat dari prilaku homo.. Ahir ahir ini saya sangat menyesal  dan suka kepikiran sama kelakuan saya selama ini..apakah orang yg sudah terjrumus dengan dosa liwat tidak bisa di ampuni.. mengingat dosa itu di laknat.. apakah saya terlambat.. mohon pencerahanya pak ustadz..



-- Adnan (Jakarta)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudara Adnan yang dirahmati ALLAH SWT.

Saya gembira, bahagia membaca goresan sejati anda untuk bertaubat . Selamat .

ALLAH sangat senang dengan taubat anda:

عن أنس  – رضي الله عنه – قال: قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم- (( للهُ أشدُّ فرحًا بتوبة عبده حين يتوب إليه  من أحدكم، كان على راحلته بأرض فلاة، فأفلتت منه، وعليها طعامه وشرابه، فأيس منها، فأتى شجرةً فاضطجع في ظلِّها، وقد أيس من راحلته، فبينما هو كذلك، إذ هو بها قائمة عنده، فأخذ بخطامها، ثم قال من شدة الفرح: اللهم أنت عبدي وأنا ربك، أخطأ من شدة الفرح))

 

Dari Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu– ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Sungguh Allah lebih bahagia dengan tobat seorang hamba ketika dia bertobat dari (bahagianya) seorang diantara kalian, yang suatu saat mengendarai hewan tunggangannya di padang pasir yang luas. Tiba-tiba hewan tunggangannya itu hilang darinya. Padahal disana ada perbekalan makan dan minumannya. Hingga ia putus asa. Lalu ia menghampiri sebuah pohon dan berbaring di bawah naungannya. Sungguh ia telah putus asa dapat kembali menemukan hewan tunggangannya. Kemudian dalam kondisi seperti itu, tiba-tiba hewan tunggangan itu sudah berada di sisinya. Maka ia segera meraih tali kekangnya seraya berkata karena sangat bahagianya, “Wahai Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah tuhan-Mu.” Keliru berkata-kata karena sangat bahagia. (HR Bukhari dan Muslim)

Tidak boleh putus asa dari ampunan ALLAH SWT yang sangat menyayangi anda:

Allah SWT berfirman, “Katakanlah: Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar [39] : 53).

 

Betapa mudahnya mendapat ampunan Allah SWT. Masihkan kita mengingkari kasih sayang Allah SWT ? Hanya orang-orang merugi yang tidak bersegera kepada ampunan Allah SWT yang sangat teramat luas. Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah menyalahi akan janji-Nya (Q.S Ali Imran [3] : 9).

Pesan saya,jauhilah teman-teman homo anda dan istiqomahkan untuk shalat jamaah di masjid dan berkumpul aktif mengikuti taklim. Semoga menjaga keistiqomahan anda sampai akhir hayat.

WaLLAHU a'lam 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 



-- Selamet Junaidi