Was Was

Lain-lain, 5 Juli 2018

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz saya dalam hati saya sering muncul kata kata yg menghina Allah subhanahu wata'alaa dan rasul nya bahkan setiap hari apalagi ketika shalat dan wudhu anaa takut murtad ust anaa sangat stresss tadz bingung dgn cara apalagi anaa harus menghilangkan kata kata laknat itu saya merasa frustasi



-- Shidiq Arifin (Banjar)

Jawaban:

Wa’alaikumussalaam wrwb.

Apa yang telah anda alamai, bukanlah pertama kali yang menimpa anda sebagai orang beriman dan juga bukan orang yang terakhir kali, tetapi hal itu akan terus terjadi selama di dunia ada orang beriman. Kondisi ini juga pernah dialami para shahabat radhiallahu anhum.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, dia berkata :

"Beberapa orang sahabat mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, lalu mereka bertanya kepadanya : 'Kami merasakan dalam diri kami apa yang terasa berat untuk kami sampaikan."

Beliau bersabda : 'Apakah kalian telah mendapatkannya?' Mereka berkata :

'Ya,' Beliau bersabda :  'Itulah tanda iman yang nyata." (HR.Muslim)

 

Dalam Ash-Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim), juga diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

يأتي الشيطان أحدكم فيقول من خلق كذا ؟ من خلق كذا ؟ حتى يقول من خلق ربك؟! فإذا بلغه فليستعذ بالله ولينته

"Setan akan mendatangi salah seorang di antara kalian, lalu dia akan bertanya, 'siapa yang menciptakan ini, siapa yang menciptakan itu?' Hingga akhirnya dia bertanya : 'Siapa yang menciptakan tuhanmu?' Jika sampai kepadanya hal tersebut, maka hendaknya dia berlindung kepada Allah dan berhenti (tidak meneruskan)."

Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma, sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam didatangi seseorang, lalu dia berkata, 'Sungguh aku merasakan dalam jiwaku yang seandainya aku menjadi burung merpati lebih aku sukai daripada aku mengucapkannya.' Maka Nabi shallallahu alaihi wa slalam bersabda :

 الحمد لله الذي رد أمره إلى الوسوسة (رواه أبو داود)

"Segala puji bagi Allah yang hanya dapat menggoda orang mukmin berupa bisikan." (HR. Abu Daud)

Dalam riwayat lain, ketika shahabat itu menyatakan dirinya berat mengatakan hal tersebut, beliau bersabda :

"Segala puji bagi Allah yang membuat setan hanya dapat membisikkan (tidak dapat membuatnya kafir)." Maksudnya orang mukmin itu merasakan bisikan tersebut di dada orang beriman sementara dirinya sangat membencinya. Upayanya untuk mengusir bisikan tersebut dari hatinya merupakan bentuk iman yang nyata, sebagaimana seorang mujahid yang menghadapi musuh, maka dia akan melawannya hingga dia dapat mengalahkannya. Ini merupakan jihad yang agung."

Maka ketika semua itu terjadi dan anda meyakini telah jelas bahwa hal tersebut merupakan bisikan dan keragu-raguan dari setan, maka berjihadlah dan lawanlah. Ketahuilah, sungguh dia tidak akan dapat membuatmu celaka jika engkau menunaikan kewajiban jihad kepadanya dan berpaling darinya serta tidak lagi tunduk dan mengekor di belakangnya. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam :

  إن الله تجاوز عن أمتي ما وسوست به صدورها ما لم تعمل به أو تتكلم   (متفق عليه)

"Sesungguhnya Allah akan mengampuni umatku keragua-ruguan yang dibisikkan setan di dadanya selama dia tidak mengerjakannya dan mengatakannya." (Muttafaq alaih)

Dan apabila anda pernah memperturutkan bisikan tersebut dengan mengucapkan sebagaimana yang dibisikkan setan, maka segeralah bertaubat kepada Allah dengan cara menyesalinya, berjanji untuk tidak mengulanginya dan perbanyaklah untuk ber-istighfar, Dan yakinilah sesungguhnya apa yang dibisikkan setan, bukanlah hakikat nyata, akan tetapi hanyalah lintasan pikiran, keragu-raguan yang tidak ada dasarnya.

Dan untuk selanjutnya lakukanlah sebagai berikut :

1-  Berlindung kepada Allah dan menghentikan sama sekali persangkaan-persangkaan tersebut sebagaimana diperintahkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

2-  Berzikir kepada Allah dan mengendalikan jiwa agar tidak terus menerus dalam keragu-raguan.

3-  Konsentrasi dan sungguh-sungguh dalam ibadah serta beramal untuk menunaikan perintah Allah dan mencari ridhanya. Kapan saja ibadah dilaksanakan dengan fokus, khusyu, dan nyata, maka hal itu akan mengalihkan kita dari bisikan keraguan insya Allah.

4-  Banyak berlindung dan berdoa kepada Allah agar anda diberikan keselamatan dalam masalah ini. 

Saya mohon kepada Allah Ta'ala semoga anda diberikan keselamatan dari segala keburukan.allahu a’lam bishshawaab

Wassalaamu ‘alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA