Taubat Dari Murtad

Lain-lain, 16 Juli 2018

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum.Ustadz dulu ketika sendirian ana beberapa kali menghina Allah subhanahu wata'ala dan beberapa kali menghina Rasul shallahu alahi wassalam. apakah ana masih bisa taubat dan diampuni Allah subhanahu wata'ala ustadz? Apakah ana harus mengaku kepada penguasa untuk dihukum mati ataukah hukuman mati dilakukan untuk orang yang keperegok saja dan ana cukup bertaubat saja?.

mohon jawabannya ustadz.

Wassalamu'alaikum.

 



-- Rian (Pangandaran)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudara Rian yang dirahmati ALLAH SWT.

ALLAH itu Maha Penerima Taubat, jelas sekali firman-NYA:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

53. Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa  semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. AZ ZUMAR: 53.

Nampaknya anda terperangkap godaan atau bisikan syetan. Syukurlah anda sadar. Ketika bisikan datang untuk mengajak hal yang sangat terela ini maka lawanlah di  hati anda dengan berkata tidak atau segera putuskan diri anda dari bisikan tersebut. Dan mintalah selalu perlindungan kepada ALLAH SWT.

Keuali anda dengan sengaja menunjukkan  dan menyebarluaskan cacian ataupun hinaan anda. Lain pembahasannya.

Anda tidak perlu lapor ke manapun. Ini hubungan anda dengan ALLAH SWT.

Semoga anda semakin berhati-hati dalam bersikap. Perkuat Iman dan kecintaan anda kepada ALLAH dan RasuluLLAH saw.

WaLLAHU a'lam

 



-- Selamet Junaidi