Taubat

Lain-lain, 19 Juli 2018

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum. Ustadz dulu ana pernah menghina Rasul shallahu alaihi wassalam, kalimatnya tdk secara langsung namun dgn sindiran membawakan hadist, waktu melakukan itu ketika ngobrol dgn kakak ana, dan kakak ana awam tentang agama dan dia tidak paham dgn sindiran2 yg ana lakukan jadi dia tidak menegur ana.

Ana menyesal sekali atas apa yg ana lakukan dan ingin sekali bertaubat. Apakah jika bertaubat ana masih bisa diampuni Allah? dan apakah jika ana sudah taubat harus mengaku kepada penguasa untuk dihukum? ataukah cukup dgn taubat nasuha saja dan jangan diceritakan kepada org lain?

Mohon jawabannya ustadz.

 

Wassalamu'alaikum.



-- Hamba Allah (Bandung)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudara Rian yang dirahmati ALLAH SWT.

ALLAH itu Maha Penerima Taubat, jelas sekali firman-NYA:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

53. Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa  semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. AZ ZUMAR: 53.

Nampaknya anda terperangkap godaan atau bisikan syetan. Syukurlah anda sadar. Ketika bisikan datang untuk mengajak hal yang sangat terela ini maka lawanlah di  hati anda dengan berkata tidak atau segera putuskan diri anda dari bisikan tersebut. Dan mintalah selalu perlindungan kepada ALLAH SWT.

Kecuali anda dengan sengaja menunjukkan  dan menyebarluaskan cacian ataupun hinaan anda. Lain pembahasannya.

Anda tidak perlu lapor ke manapun. Ini hubungan anda dengan ALLAH SWT.

Semoga anda semakin berhati-hati dalam bersikap. Perkuat Iman dan kecintaan anda kepada ALLAH dan RasuluLLAH saw.

WaLLAHU a'lam

 



-- Selamet Junaidi