Nazar Dan Qurban

Lain-lain, 24 Agustus 2018

Pertanyaan:

Assalammu'alaikum Ustadz. Beberapa tahun yang lalu saya mengajar ditempat yang jauh dan memerlukan biaya transportasi. Lalu saya mengurus kepindahan ke tempat yang dekat dengan rumah saya. Ketika belum pindah saya pernah berucap seandainya bisa pindah uang transport mengajar bisa ditabung untuk nyicil Qurban. Dan sejak tahun 2012 itu saya lakukan. Apakah ini termasuk Nazar atau tidak. Tapi saat itu saya tidak berniat Nazar. Apakah daging Qurban tersebut boleh saya makan?



-- Wahyuni (Duri)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam werwb.

Nadzar berarti mewajibkan pada diri sendiri dengan suatu perkara yang sebenarnya tidak wajib, dengan cara akan melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak wajib, jika harapannya terpenui, misalnya seseorang yang mengatakan: Jika anak saya lulus ujian, saya akan sedekah ke masjid Rp. 10,000.000,-.

Dengan ucapannya tersebut, maka sedekah yang sebenarnya hukumnya hanya sunnah berubah menjadi wajib baginya

Tetapi karena apa yang telah anda ucapkan (seandainya bisa pindah...., uang transport bisa ditabung....), tidak mengandung makna tekad dan keinginan, maka in sya Allah tidak bernilai ndzar, yang karenanya tidak ada hukum wajib, tetapi bisa berhukum sunnah, yang untuk itu lebih baik tetap anda lakukan  menabung untuk ibadah qurban

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan rtidho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 

 



-- Agung Cahyadi, MA