Ragu Dengan Calon Istri

Fiqih Muamalah, 30 September 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum, Usia saya 39 tahun, bulan Maret saya kenal  seorang teman perempuan dan rencananya bulan November kami akan menikah. 

Calon istri saya ini bukanlah seorang Akhwat yang berpakaian muslimah sempurna, masih belajar. Calon saya ini dari awal perkenalan selalu ngajak pacaran, awalnya saya tolak tapi akhirnya kami pacaran juga. Saya sempat ingin memutuskan dia karena tidak sesuai dengan kriteria, tapi karena dia mau mengikuti saran saya menggunakan kerudung, gamis dan akan ikut pengajian akhirnya saya membuka pintu hati kembali untuk dia. Karena takut kelamaan bergelimang dosa pacaran akhirnya saya putuskan segera meminang dia.

Namun menjelang acara meminang, hati saya berkecamuk, ragu, ingin putus dan mencari calon istri yang lebih sholehah tapi saya kasian dengan dia. Dia menyukai saya karena faktor agama.

Keraguan saya menikah dengan dia adalah:

1. Hubungan kami diawali dengan pacaran, saya takut nanti kami menjadi keluarga yang tidak diberkahi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.

2. Saya ragu apakah nanti setelah dia menjadi istri saya dia akan konsisten/istiqomah memakai pakaian muslimah dan belajar agama.

Demikian yang ingin saya tanyakan

Terima kasih

Assalamualaikum 



-- Dani Daniar (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Dari cerita anda, saya menganggap anda sudah terlalu jauh berhubungan

Dan saran saya, segera bertaubat kepada Allah dan perbanyak istighfar dan akan lebih baik segera putuskan pacarannya, segera pinang dan segera proses akad nikahnya

Jika masih ragu, mohon petunjuk kepada Allah dengan shalat istikharah dan minta pada calon anda untuk komitmen dalam upayanya memperbaiki kwalitas keislamannya

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a;lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA