Gelisah

Lain-lain, 3 Oktober 2018

Pertanyaan:

Ass ustadz, saya mau tanya... Sudah beberapa tahun ini sya mengalami gelisah yg berlebih, awal2 pertama gelisah krna takut kematian, tiap hari yg saya fikirkan takut mati takut yang tidak bsa dijelaskan, hampir tiap hari jg saya jd mimpi yg tdk mengenakan, bahkan keluarga saya pun bilang saya sampai kurusan.. stelah lewat setahun takut itu mereda mskipun bbrp x msh sering saya rasakan... Tapi stlh itu skrg malah sering ada yg berkata di hati saya, kdng bertanya kadang menjawab kdng jg mengancam, saya sering tegaskan di hati bahwa itu bukan saya tp saya jg tdk bsa mngontrol jd saya sering mengalihkan perhatian ke tmpt yg ramai atau mengalihkan perhatian agar tdk berlanjut..hati saya jg jd sensitif, emosi saya tdk stabil jd lebih pemarah, kalau saya melihat bencana alam, atau musibah2 lgsng tiba2 takut, kdng dr perkataan pun kalo saya keceplosan stlahnya saya jd takut, kdng kalau saya lg memikirkan sesuatu harus konsentrasi di ulang2 sampai rasanya sudah pas, mskipun sdh bnr tp rasanya harus di ulang2 mski dari hal spele... Bahkan skrg saya sering sekali mimpi buruk, bdan saya jg jd sering pegal2 / sakit, saya fikir mngkin saya krg aktifitas tapi sering kambuh tba2.. knp ya ustadz?? Saya cuma cerita 1x ke suami, tp suami tdk trllu menanggapi katanya jgn trllu d fikirkan, saya jg tdk mau di fikirkan tp ttp rasanya cpt gelisah was2, saya jg tdk prnh cerita k org lain krna takut di anggap *maaf* gila..



-- Pia (Jakarta)

Jawaban:

وعلسكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudari Pia yang dirahmati ALLAH SWT

Anda sedang was-was. Dibisiki syetan. Semoga Anda selalu dijaga ALLAH Yanga Maha Perkasa.

Lakukan dengan sungguh-sungguh beberapa hal ini untuk menghilangkan pengaruh was-was:

 1, Tidak peduli

Obat yang paling mujarab untuk menghilangkan was-was adalah sikap tidak peduli. Tidak mengambil pusing setiap keraguan yang muncul.

 2,  Bersikap kebalikannya

Bentuk tidak mempedulikan perasaan was-was dalam hati adalah dengan mengambil sikap kebalikannya.  

Ini sebagaimana yang disarankan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadis dari Abbad bin Tamim, dari pamannya, bahwa ada seseorang yang pernah mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang penyakit was-was yang dia alami. Dia dibayangi seolah-olah mengeluarkan kentut ketika shalat. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

Janganlah dia membatalkan shalatnya, sampai dia mendengar suara kentut atau mencium baunya.” (HR. Bukhari 137 dan Muslim 361).

 3. Terus hadapi dengan shabar

Untuk bisa menghilangkan penyakit was-was ini, tidak mungkin hanya dilakukan sekali. Perlu banyak latihan dan bersabar untuk selalu cuek dengan keraguan yang muncul. Sampai gangguan itu betul-betul hilang.

Al-Iz bin Abdus Salam dan ulama lainnya juga menjelaskan sebagaimana yang telah aku sebutkan. Mereka menyatakan, “Obat penyakit was-was: hendaknya dia meyakini bahwa hal itu adalah godaan setan, dan dia yakin bahwa yang mendatangkan itu adalah iblis, dan dia sedang melawan iblis. Sehingga dia mendapatkan pahala orang yang berjihad. Karena dia sedang memerangi musuh Allah. Jika dia merasa ada keraguan, dia akan segera menghindarinya..”  

Anda yang mengidap was-was sedang berada dalam ujian. Jika perjuangan melawan godaan ini disertai perasaan ikhlas karena Allah dan mencontoh sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti hadis di atas maka insyaaAllah nilainya pahala.

4.  Banyak berlindung dari godaan setan

Karena godaan ini bersumber dari setan, obat yang tidak kalah penting, banyak berlindung dari godaan setan. Dari sahabat Utsman bin Abul Ash, bahwa beliau mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengadukan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah menghalangi aku dengan shalatku (tidak bisa khusyu), dan bacaan shalatnya sampai keliru-keliru.’ Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ، وَاتْفِلْ عَلَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا

Itulah setan, namanya Khanzab. Jika engkau merasa sedang digoda setan maka mintalah perlilndungan kepada Allah darinya, dan meludahlah ke arah kiri 3 kali.” (HR. Muslim 2203). Utsman mengatakan, ‘Aku pun melakukan saran beliau dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku.’

Salah satu diantara usaha melindungi diri dari setan adalah merutinkan dzikir pagi dan sore. Karena salah satu keutamaan merutinkan dzikir ini adalah perlindungan dari semua godaan setan. 

Sebaiknya Anda juga mendapatkan ruqyah syar'iyah dari seorang Ustadz.

Semoga Anda selalu mendapat perlindungan ALLAH SWT

WaLLAHU a'lam



-- Selamet Junaidi