Bab Shalat

Sholat, 8 Oktober 2018

Pertanyaan:

Bismillah Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Ana mau menanyakan apakah mengartikan perbanyak sujud pada saat shalat itu dengan kita melamakan di sujud tetakhir saja.dan apakah melakukanya merupakan perkara yang baru dalam agama. Apakah ada dalilnya memperpanjang sujud terakhir.karena ada beberapa di masjid tempat ana ada yang melakukan dan bahkan pada shalat berjamaah pun ada yang menyelisih imam,sujudnya lebih lama. Syukron wasalamu'alaikum warahmatullawabarakatuhatuh.



-- Samin (Tangerang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Memperlama sujud terakhir ketika salat dalam rangka memperbanyak doa, bukanlah termasuk bagian dari sunah.

Dalam sebuah hadits dari Barra bin Azib radhiallahu ‘anhu, Barra menceritakan,

كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرُكُوعُهُ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَسُجُودُهُ وَمَا بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ

“Salatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam antara rukuknya, i’tidalnya, sujudnya, duduk diantara dua sujud, lamanya hampir sama.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kalimat “lamanya hampir sama” menunjukkan bahwa salah satu rukun tidak ada yang lebih menonjol dibandingkan rukun yang lain.

Saya tidak mengetahui adanya dalil yang menunjukkan anjuran memperlama sujud terakhir saja ketika salat. 

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan petunjuk kepada kita sekalaian ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahui a'lam bishshawab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA