Suami Sering Mengucapkan Kata Perceraian

Pernikahan & Keluarga, 19 November 2018

Pertanyaan:

assalamualaikum wr wb. ustadz saya dan suami menikah jarak jauh. suami sering berkata kalimat kiasan cerai melalui pesan teks atau telepon saat kita bertengkar hebat. apakah itu sudah masuk talak? misalnya seperti kamu bukan istriku lagi, aku tidak punya istri seperti kamu, ada baiknya kita pisah, kita akhiri saja, sejenis ini ustadz tidak pernah lugas dan langsung. dan beberapa kali bertengkar hebat berucap seperti itu? sudah jatuh talak? Jatuh talak berapakah pak ustadz karena mengingat sudah berulang kali diucapkan? apakah mungkin talak 3? Tapi setiap baikan suami selalu bilang kalau dia tidak pernah berniat atau serius mengatakannya hanya mengancam, menakuti atau marah saja. Tapi berulang kali di katakan dan dalam keadaan sadar. Saya dengar beberapa kajian kalau hal yg dilakukan suami saya sudah masuk jatuh talak. Kita belum pernah masuk persidangan atau pengadilan agama juga pak ustadz. apakah saya sudah menjadi haram untuk suami saya. mohon pencerahannya? Terima kasih

Wassalamualaykum wr wb



-- Aisyah (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Kalimat kinayah atau kiasan yang diucapkan oleh seorang suami dan ditujukan kepada istrinya (seperti saya tidak punya istri seperti kamu, kita pisahnya saja dsb) tidak otomatis menjatuhkan hukum talak, hal tersebut berbeda hukumnya kalau kalimat yang dipakai oleh suami adalah kalimat yang sharih/jelas ( kamu saya talak atau kamu saya cerai), dasn ketika kalimat sharih tersebut diucapkan seami dan ditujukan kepada istrinya, maka secara otomatis jatuh hukum talak meskipun suami saat mengucapkannya dengan bersenda guarau

Jatuh dan tidaknya talak ketika kalimat yang dipakai adalah kalimat kinayah atau kiasan ditentukan oleh niat suami saat mengucapkannya, kalau dengan niat talak, maka akan jatuh hukum talak, namun ketika tidak ada niat talak, maka tidak jatuh hukum talak

Dan oleh karena suami telah menyatakah bahwa dia tidak mempunyai niat untuk mentalak ketika mengucapkan kalimat kiasan tersebut, maka berarti tidak jatuh hukum talak

Dan karena begitu seringanya ucapan suami dengan kalimat tersebut saat terjadi perselisihan, maka hendaknya anda sebagai istri memberikan masukan agar kedepannya sumi tidak lagi mengulang perbuatannya tersebut, dan ada baiknya kalau kedepan suami masih mengucapkan kalimat tersebut, anda langsung minta konfirmasi perihal niatnya

Demikian, semoga Allah bertkenan untuk memberikan petunjuknya kepada kita semua

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA