Bohong Cerai

Pernikahan & Keluarga, 28 November 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustaz, 7 tahun yang lalu, saya telah berbohong pada ibu saya bahawa saya sudah menceraikan isteri saya. Ini berlaku tanpa pengetahuan isteri saya. 

Baru baru ini, saya telah ceritakan perkara tersebut pada isteri bahawa saya pernah berkata bohong pada ibu saya bahawa saya sudah menceraikan dia.

Niat saya cuma sekadar ingin menceritakan kepadanya bahawa saya pernah membohongi ibu saya bahawa saya sudah menceraikannya. Adakah jatuh talaq di sebabkan saya menceritakan perkara itu kepada isteri saya. 

Mohon pertolongan.. Saya risau jika bisa jatuh talaq sedangkan saya sayangkan isteri saya dan 5 orang anak saya. 



-- Wahyu (Samarahan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Talak itu adalah hak suami, Dan akan jatuh hukum talaknya apabila dia (suami) menyampaikan talaknya kepada istrinya secara langsung atau lewat tulisan atau lewat utusan (DENGAN MENGUTUS SESEORANG UNTUK MENYAMPAIKAN BAHWA SUAMI MENTALAK ISTRINYA)

Dan apabila seorang suami mengatakan kepada orang lain bahwa dia telah mentalak istrinya tanpa ada pesan agar disampaikan kepada istrinya, padahal sesungguhnya dia belum pernah menyatakan talak kepada istrinya, maka tidak jatuh hukum talak, akan tetapi dia berdosa karena telah berbohong, Dan kalau dikemudian hari perbuatan bohongnya tersebut disampaikan kepada istrinya, maka tidak megakibatkan jatuh talah, karena dia hanya bercerita atas perbuatan bohongnya

Demikian, semoga dikemudian hari anda tidak mengulang kembali agar anda tidk berdosa dengan dosa berbohing dan agar tida menimbulkan keragu raguan

Semga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA