Permasalahan Rumah Tangga

Pernikahan & Keluarga, 2 Desember 2018

Pertanyaan:

Bismillah Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ustadz

suami saya sering memberi uang kepada saudara perempuannya yang sudah menikah dengan alasan suami kakak ipar saya pengangguran, kerja sebentar nganggur lagi begitu seterusnya, awalnya saya menerima aja walau marah2 dulu tapi makin kesini kakak ipar saya makin sering minta, akhirnya saya coba bicarakan ke suami gimana kalo kita pinjamin dia modal buat usaha mandiri seperti gojek ato apa gitu, tapi suami menolak dgn alasan selagi saya mampu memberi ya udah ngapain ribet, toh kamu kan nggak kekurangan. benar saya sudah tercukupi sandang pangan papan, hanya saja saya merasa ini tidak pas, karena sya beranggapan bahwa suami saya tidak berbuat adil,sehingga hampir setiap hari saya marah marah kayak nggak ikhlas gitu

Bagaimana sikap yang sebenarnya harus saya ambil? mohon bantuan jawabannya ustadz

 



-- Fitry Umm Salamah (UAE)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Bu Fitri yang dirahmati ALLAH SAW.

Yakinilah ketika kita membantu orang lain hakikatnya kita sedang membantu diri sendiri. Ketika kita meringankan beban hidup orang lain hakikatnya meringankan hidup diri sendiri. Apalagi yang dilakukan oleh suami anda membantu saudaranya sendiri. Pasti beliau punya hubungan baik bahkan spesial sebagai saudara sendiri.

Anda seharusnya senang punya suami seperti itu tetap baik kepada saudaranya. Dan bersyukurlah kewajiban kepada istri dan anak terpenuhi.  Maka  bu Fitri berusaha memenej hati  sesuai dengan janji RasuluLLAH saw di bawah ini ;

 

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat

 ( HR. Muslim )

Yakinlah tanpa ragu kebaikan suami ibu pasti sangat berpengaruh bagi keluarga bu Fitri.

Adapun cara membantu saudaranya suami anda bisa dibicarakan baik-baik tanpa ada rasa kesal. Semoga ada jalan keluar terbaik dan keluarga anda semakin bahagia.

WaLLAHU a'lam

 



-- Selamet Junaidi