Talak Dan Rujuk

Pernikahan & Keluarga, 31 Desember 2018

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb. Dua hari yang lalu saya bertengkar dengan suami. ditengah marahnya suami mengatakan " ya sudah kita cerai saja, nanti biar aku urus". apakah hal tersebut sudah jatuh thalaq. Seandainya hal tersebut sudah jatuh talaq dan ingin rujuk kembali ? Apa saja syarat nya? Apakah perlu memakai 2 orang saksi?



-- Rina Nur Safitri (Karanganyar Surakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ucapan suami kepada istrinya dengan memakai kalimat yang sharih/jelas seperti : " sudah kita cerai saja ..", maka dengan itu otomatis menjatuhan hukum thalaq, dihitung semenjak suami mengucapkannya

Dan kalau hal tersebut dilakukan untuk yang pertama kali atau yang kedua kali, maka thalaqnya disebut dengan istilah "Thalaq Raj'i", yaitu thalaq yang bisa ruju' kembali, dimana dihitung sejak suami mengucapkan kata-katanya tersebut, istri mempunyai masa iddah, yaitu masa tunggu yang lamanya 3 kali haidh

Dalam masa Iddah tersebut, ikatan pernikahan/akad nikah antara suami istri belum rusak, yang karenanya dalam masa iddah tersebut suami istri harus tetap dalam satu rumah dan suami tetap berkewajiban untuk tetap memberikan hak-hak istrinya berupa nafkah, sebaliknya istri tidak boleh keluar rumah selama masa iddah tersebut dan tidak boleh berdandan

Dan oleh karena dalam masa iddah tersebut akad pernikahan masih belum rusak, maka bila suami mau meruju' istrinya kembali, cukuplah dengan mengajak istrinya ruju' atau bahkan cukup dengan berhubungan suami istri

Akan tetapi bila masa iddah telah berlalu, dan suami tidak meruju' istrinya, maka secara otomatis akad pernikahan suami istri tersebut telah rusak dan mereka harus berpisah,

Dan apabila suami mau meruju' mantan istrinya sehabis masa iddahnya berlalu, maka harus ada akad nikah ulang sebagaimana akad nikah yang dilakukan saat menikah dahulu (*ada wali sah, ada dua saksi muslim laki-laki, ada ijab qabul dan ada mahar).

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, tafiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA