Masalah Hutang

Pernikahan & Keluarga, 8 Januari 2019

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wrwb..saya mohon bantuannya untuk permasalahan yang sedang saya hadapi saat ini. kami sdh menjalani rumah tangga sejak tahun 2002.

1. saya seorang PNS, setahun yang lalu saya kredit di bank dengan jaminan gaji PNS untuk modal usaha suami. kredit tersebut atas persetujuan suami dan istri. setelah berjalan sekian bulan, saya menanyakan usaha tersebut, modal dan untungnya tidak ada sama sekali. yang ingin saya tanya adalah jika ketika isti gugat cerai bagaimana hutang tersebut? apakah menjadi tanggungan istri atau suami juga?

2. suami pernah selingkuh beberapa tahun yang dalam perkawinan kami, apakah masalah tersebut bisa dijadikan alasan untuk gugat cerai?



-- Nurani (Kalabahi)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Hutang yang telah anda setujui dengan suami tersebut adalah tanggungjawab kalian berdua sebagai suami istri yang secara bersama-sama telah menyetujui hutang tersebut, akan tetapi karena hasil dari hutang tersebut yang memakai adalah suami, maka suamilah yang semestinya menanggung seluruh hutang karena beliau yang menggunakannya

Selingkuhnya suami itu adalah sebuah kemaksiatan yang bisa dijadikan alasan syar'i untuk menggunggat cerai, tetapi kalau suami sudah bertaubat dari dosa yang dilakukannya, maka seyogyanya tidak lagi dijadikan alasan untuk minta cerai, karena seorang yang sudah bertaubat dari dosanya, sama dengan yang tidak berdosa lagi

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA