Wali Nikah Ayah Yang Mualaf

Pernikahan & Keluarga, 9 Januari 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb Ustadz, mau tanya.Saya wanita 30 tahun, sudah menikah secara resmi 2 tahun yang lalu dan sudah dikaruniai 1 orang anak laki2. Waktu saya menikah, yang menjadi wali nikah saya adalah ayah saya yang mualaf. Baru-baru ini, kakak saya melangsungkan pernikahan, namun yang menjadi wali nikah adalah wali hakim. Pihak KUA menyatakan bahwa pernikahan saya sebelumnya sebaiknya diulang karena ayah saya tidak punya nasab wali nikah atas saya. Pihak KUA menyatakan bahwa mereka lalai membaca berkas mengenai ayah saya yang mualaf. Bagaimana dengan hal ini ustadz? apakah berarti pernikahan saya tidak sah dan harus diulang? sementara KUA tidak menghubungi saya secara langsung, malah meminta kakak saya untuk menyampaikannya kepada saya.
lalu bagaimana status nasab anak saya?

terimakasih.


-- Rini (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb

Bila ayah anda saat menjadi wali nikah sudah menjadi muallaf yang berarti sudah masuk Islam, maka pernikahan anda dengan suami adalah sebuah pernikahan yang sah secara Islam dan tidak perlu untuk diulang

Sahnya ayah anda menjadi wali itu dengan catatan bahwa saat ayah anda menikah dengan ibu anda, sama-sama non muslim kemudian ibu anda melahirkan anda dan kemudian ayah anda masuk Islam

Tetapi kalau saat ayah anda menikahi ibu anda dengan keadaan beda agama ( ibu anda muslimah dan ayah anda non muslim), maka benar yang dikatakan KUA, bahwa ayah anda tidak bisa menjadi wali nikah anda meskipun saat anda melaksanakan akad nikah, ayah anda sudah masuk islam, hal tersebut karena pernikahan ayah anda dengan ibu anda tidak sah karena beda agama.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudaham, yaufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshwaab

Wssalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA