Masalah Rumah Tangga

Pernikahan & Keluarga, 1 Februari 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum pak ustad,,maaf jika saya lancang berbicara disini, saya mohon petunjuknya dari masalah saya ini, sudah 1 bulan lebih suami saya pergi dari rumah, dia meninggalkan saya dan anak saya, usia pernikahan 2 tahun, anak saya umurnya 1 tahun, kami sering bertengkar namun baik lagi, tapi entah kenapa suami saya sekarang memutuskan bercerai, suami sekarang tinggal di rumah orang tuanya. sementara saya tetap dirumah kami sendiri. sampai saat ini suami tidak ada kabar dan tidak pernah melihat anak saya, status kami belum sah bercerai di pengadilan karna sudah 4x saya cek, berkas perkara disana belum juga ada nama kami, sementara suami saya ngotot bilang kalau dia sudah mengurus surat cerai di pengadilan. saya tidak ingin bercerai dari suami saya, tapi lama kelamaan saya capek sendiri, melihat suami saya tak kunjung datang melihat anak saya, saya sempat berpikir apakah saya harus pulang ke rumah orang tua saya dan tidak ingin mengingat lagi tentang suami begitu juga anak saya. saya tidak ingin dia tau siapa ayahnya, atau saya tetap sabar dan tetap berada dirumah kami. sambil terus berharap suatu saat suami akan kembali. saya harus bagaimana ustad. saya sangat putus asa, saya sngat butuh bimbingan, saya tidak mau sampai saya salah jalan.



-- Widia (Palembang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Perceraian dalam pandangan agama Islam adalah solusi yang terkahir kali yang bisa diambil, jika upaya yang optimal untuk mendamaikan suami dan istri yang berselisih sudah tidak lagi bisa diharapkan

Yang karenanya, jika masih ada harapan untuk berdamai dengan suami, maka hendaknya dilakukan

Langkah yang bisa ditempuh untuk memperbaiki hubungan dengan suami adalah sebagai berikut :

1. Upayakan untuk membangun komunikasi yang baik dengan suami, ajaklah untuk bermusyawarah/mendiskusikan problem yang kalian hadapi berdua untuk mendapatkan kesepakatan bersama dalam membangun keluarga kedepan

2. Kalau upaya optimal sebagaimana dalam poin yang pertama tidak juga memberikan hasil yang diharapkan, maka hadirkan juru runding dari keluarga suami dan dari keluarga anda untuk mendiskusikan masalah keluarga kalian berdua dalam rangka mencari solusi terbaik bagi keutuhan keluarga berdua

3. Apabila upaya sebagaimana dalam poin kedua tidak juga memberikan solusi terbaik, barangkali cerai bisa disepkati untuk ditempuh sebagai solusi terakhir

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA