Seputar Aqiqoh

Fiqih Muamalah, 16 Februari 2019

Pertanyaan:

Ass. Wr. Wb... 

Saya punya hajat melaksanakan aqiqoh pada 3 anak perempuan saya,  dan sudah saya siapkan 3 kmbing. Ternya dalm perjalanan acara , undagan yang datang sangat banyak akhirnya daging kmbingnya tak cukup. Ahirnya sy ambil solusi tmbah beli daging sapi utk menup kekurang dan menjamu para undangan.

Pertanyaan saya:

1. Bolehkah hajat aqiqoh, td sy tmbahi dgn daging sapi dan bagaimana hukumny? 

2. Bolehkah saya menyebelih satu lgi kmbing untk menambah kekurngan td? 

Trm ksih, pencerhan yg akan bpk uraikan,  dan bgmn hukumnya?



-- Juwono (Mojokerto)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ketentuan Syar’I untuk anak perempuan diaqiqahi dengna seekor kambing. Tak menjadi masalah kambing jantan atau betina. Hal tersebut disandarkan pada hadits Nabi yang diriwayatkan oleh An Nasai dan berbunyi:

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ أَبِي يَزِيدَ عَنْ سِبَاعِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أُمِّ كُرْزٍ قَالَتْ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحُدَيْبِيَةِ أَسْأَلُهُ عَنْ لُحُومِ الْهَدْيِ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ عَلَى الْغُلَامِ شَاتَانِ وَعَلَى الْجَارِيَةِ شَاةٌ لَا يَضُرُّكُمْ ذُكْرَانًا كُنَّ أَمْ إِنَاثًا

 

Untuk anak laki-laki dua kambing & anak wanita satu kambing, tak masalah atas kalian apakah kambing tersebut jantan atau betina. (HR. Nasai No.4146).

Berdasarkan hadits tersebut diatas, maka apa yang anda telah laksanakan dengan menyembelih 3 ekor kambing untuk meng-aqiqohi 3 anak putri anda telah memenuhi ketentuan sraiat Islam, berarti telah sah

Adapun tambahan yang telah anda lakukan atau yang akan lakukan dengan membeli daging atau menyembelih kambing lagi karena 3 ekor kambing aqiqoh anda tidak mencukupi, maka boleh-boleh saja dan tidak terlarang, bahkan in syaa Allah anda bisa mendapatkan pahala lebih bila anda niatkan itu untuk shadaqoh atau hadiah untuk tamu anda

Demikian, semoga Allah bertkenan untuk memberikan taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA