Aqidah

Lain-lain, 8 Maret 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb. mau bertanya, kenapa dipikiran saya sering menghina tuhan pada saat sholat dan istiqfar pun pikiran saya menghina tuhan... apa terjadi dengan diri... saya 



-- Bahrul Ulum (Lingga )

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wrwb.

Saudara Bahrul Ulum yang dirahmati ALLAH SWT. 

Semoga Anda selalu dijaga ALLAH Yang Maha Perkasa .

Saudari  Bahrul Ulum, yang Anda alami ini adalah  bisian setan (was was) syetan. Karena munculnya ketika shalat maka laukanlah sholat dengan lebih baik dan khusyu. Jangan lagi meninggalkan shalat justru semakin berbahaya. Gerakannya yang tumakninah dengan bacaan yang bagus dan penuh penghayatan sehingga jika datang bisikan itu, Anda tidak mempedulikannya tetapi lebih terkonsentrasi pada shalat. dan tidak  kalah pentingnya sempurnakan wudu'nya. Begitu pula ketika beristighfar, teruskan istighfar dengan fokus mengingat ampunan ALLAH Yang Maha Pengampun.

Yakinlah dengan jaminan ALLAH :

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. ( QS Al Ankabut 45 )

Anda harus lakukan shalat ini dengan sungguh-sungguh karena ada perang batin dalam diri anda. Bertekatlah Anda in syaa ALLAH menang!

Perkuat diri Anda dengan memenuhi dan lakukan dengan sungguh-sungguh beberapa hal ini untuk menghilangkan pengaruh was-was:

 1, Tidak peduli

Obat yang paling mujarab untuk menghilangkan was-was adalah sikap tidak peduli. Tidak mengambil pusing setiap keraguan dari bisikan-bisikan yang muncul. 

 2,  Bersikap kebalikannya

Bentuk tidak mempedulikan perasaan was-was dalam hati adalah dengan mengambil sikap kebalikannya.  

Ini sebagaimana yang disarankan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadis dari Abbad bin Tamim, dari pamannya, bahwa ada seseorang yang pernah mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang penyakit was-was yang dia alami. Dia dibayangi seolah-olah mengeluarkan kentut ketika shalat. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

Janganlah dia membatalkan shalatnya, sampai dia mendengar suara kentut atau mencium baunya.” (HR. Bukhari 137 dan Muslim 361).

 3. Terus hadapi dengan shabar

Untuk bisa menghilangkan penyakit was-was ini, tidak mungkin hanya dilakukan sekali. Perlu banyak latihan dan bersabar untuk selalu cuek dengan keraguan yang muncul. Sampai gangguan itu betul-betul hilang.

Al-Iz bin Abdus Salam dan ulama lainnya juga menjelaskan sebagaimana yang telah aku sebutkan. Mereka menyatakan, “Obat penyakit was-was: hendaknya dia meyakini bahwa hal itu adalah godaan setan, dan dia yakin bahwa yang mendatangkan itu adalah iblis, dan dia sedang melawan iblis. Sehingga dia mendapatkan pahala orang yang berjihad. Karena dia sedang memerangi musuh Allah. Jika dia merasa ada keraguan, dia akan segera menghindarinya..”  

Anda yang mengidap was-was sedang berada dalam ujian. Jika perjuangan melawan godaan ini disertai perasaan ikhlas karena Allah dan mencontoh sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti hadis di atas maka insyaaAllah nilainya pahala.

4.  Banyak berlindung dari godaan setan

Karena godaan ini bersumber dari setan, obat yang tidak kalah penting, banyak berlindung dari godaan setan. Dari sahabat Utsman bin Abul Ash, bahwa beliau mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengadukan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah menghalangi aku dengan shalatku (tidak bisa khusyu), dan bacaan shalatnya sampai keliru-keliru.’ Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ، وَاتْفِلْ عَلَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا

Itulah setan, namanya Khanzab. Jika engkau merasa sedang digoda setan maka mintalah perlilndungan kepada Allah darinya, dan meludahlah ke arah kiri 3 kali.” (HR. Muslim 2203). Utsman mengatakan, ‘Aku pun melakukan saran beliau dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku.’

Salah satu diantara usaha melindungi diri dari setan adalah merutinkan dzikir pagi dan sore. Karena salah satu keutamaan merutinkan dzikir ini adalah perlindungan dari semua godaan setan.  Bisa rutin membaca zikir al ma'tsurat yang disusun oleh Hasan Al Banna.

Sebaiknya Anda juga mendapatkan ruqyah syar'iyah dari seorang Ustadz.

Yakinlah segala cobaan bisa dilalaui, segala rintangan mampu dilewati. Badai pasti berlalu.

Konsultasi berikutnya karena ada hubungan dengan ruqyah, silahkan hubungi saya pada no. hp : 081703379748

Semoga Anda selalu mendapat perlindungan ALLAH SWT

WaLLAHU a'lam bishshowaab



-- Selamet Junaidi