Was Was

Fiqih Muamalah, 10 Maret 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz. Suatu hari saya membaca artikel di internet tentang penyebab seseorang murtad. Secara tidak sengaja saya membaca contoh kalimat yang menyebabkan seseorang murtad. Dengan ketidak sengajaan saya tersebut apakah saya masih islam ustadz ?



-- Qistya (Pasuruan)

Jawaban:

 Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ada beberapa perbuatan yang termaafkan dan karenanya tidak berdosa dan tidak menimbulkan hukum, yaitu yang disebutkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam satru sbdanya :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ قَالَ : إِنَّ اللهَ تَـجَاوَزَ لِـيْ عَنْ أُمَّتِيْ الْـخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتُكْرِهُوْا عَلَيْهِ. حَسَنٌ رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ وَالْبَيْهَقِيُّ وَغَيْرُهُمَـا

Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhuma bahwa Rasûlullâh Shallallahu alaihi wa sallambersabda, ”Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla memaafkan kesalahan (yang tanpa sengaja) dan (kesalahan karena) lupa dari umatku serta kesalahan yang terpaksa dilakukan.”

(Hadits shahih riwayat Ibnu Majah (no. 2045), al-Baihaqi dalam as-Sunanul Kubra (VII/356-357), ad-Dâraquthni (III/403), al-Hâkim (II/198), Ibnu Hibbân (no. 7175 –at-Ta’lîqâtul Hisân), al-‘Uqaili dalam adh-Dhu’afâ (IV/1298)

Dari penjelasan tersebut diatas, maka ketidak sengajaan yang telah anda lakukan itu sama dengan keliru yang tidak menimbulkan hukum apa-apa dan tidak berdosa kartenanya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan petunjuk ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA