Suami Sering Bohong Masalah Uang

Pernikahan & Keluarga, 11 Maret 2019

Pertanyaan:

Bismillah. ustad saya mau tanya mengenai pernikahan saya yang sudah 8 tahun. memiliki 2 anak yang masih kecil. suami dari awal pernikahan selalu bohong masalah uang. bilang gaji belum dibayar padahal sudah. uangnya ditanya dipakai apa, dia bilang selalu untuk membayar hutang. yang dia selalu pakai uang kantor tidak terasa. terus-terusan masalah ini berulang. berani ambil uang istri tanpa ijin. padahal sebelumnya pernah dmusyawarahkan dengan keluarga. tapi selalu terulang lagi. dia mnta maaf dan terulang lagi. saya harus bagaimana menghadapi sikap suami



-- Iren (Bandung)

Jawaban:

Mohon maaf Ibu, karena apa yang Ibu sampaikan tentang masalah suami Ibu itu sudah terjadi sejak awal pernikahan dan selalu terulang lagi dan lagi, maka sangat mungkin dan sangat boleh jadi bahwa, hal itu memang sudah menjadi bagian dari sifat, tabiat dan karakternya sejak lama dan sejak sebelum menikah, wallahu a'lam sejak kapan tepatnya, hanya saja mungkin Ibu tidak menyadari atau tidak mengetahui tentang itu.

Nah kalau hal negatif seperti itu sudah menjadi bagian dari sifat dan tabiat, maka untuk mengubahnya memang biasanya amat sangat tidak mudah, meskipun tentu juga tidak mustahil. Lalu bagaimana? Ya semua memang tergantung pada kesiapan, usaha dan ketahanan Ibu sendiri sebagai pihak yang menjalaninya. Jika Ibu tetap siap bertahan dan mempertahankan suami dengan kondisi seperti itu, plus disertai upaya yang terus menerus dan ikhtiar yang tidak mengenal putus asa, serta dilandasi keikhlasan demi mengharap curahan rahmat Allah, maka ya monggo terus dipertahankan dan diupayakan dengan segala jalan dan cara, seraya bertawakkal hanya kepada-Nya.

Namun jika Ibu merasa sudah tidak siap bertahan dan sudah tidak sanggup berupaya lagi, ya monggo juga, semua Ibu dan kesiapan Ibulah yang menentukan disini, bukan orang lain siapapun dia.

Demikian jawaban singkat dari kami, semoga bermanfaat. Teriring doa semoa Allah selalu mencurahkan rahmat dan barakah-Nya kepada Ibu sekeluarga.

Amin.



-- Ahmad Mudzoffar Jufri, MA