Apakah Masih Berlaku ?

Fiqih Muamalah, 24 Maret 2019

Pertanyaan:

Jika seseorang telah melanggar sumpah atau nazarnya, apakah sumpah atau nazar tersebut masih berlaku setelah pelanggarannya? Apabila seseorang tersebut  kembali mengulangi pelanggaran tersebut setelah pelanggaran pertama? Apakah kembali mendapat dosa ?



-- Ulil (Pasuruan)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Sumpah atau nadzar itu bila sudah terjadi, maka hukumnya wajib untuk dilaksanakan (sumpah atau nadzarnya) selama sumpah atau nadzar tersebut bukan sebuah kemaksiatan, Allah berfirman perihal kewajiban melaksanakan nadzar yang artinya kurang lebih : "... Dan hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka ..." (HR. QS.22:29)

Dan karena sumpah atau nadzar itu adalah wajib, maka apabila dilanggar, maka berarti telah melanggar sebuah kewajiban yang tentunya berdosa karenanya

Dan apabila berkeinginan untuk bertaubat agar dosanya dimaafkan Allah, maka yang bernadzar atau bersumpah harus membayar kaffaroh berupa: memberikan makan kepada 10 orang miskin atau memberikan pakaian kepada mereka, dan apabila tidak mampu maka diganti dengan berpuasa 3 hari ( lihat QS. 5:89)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan petunjuk kepada kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahui a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA