Was Was

Lain-lain, 13 April 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustad saya mau bertanya tentang seputar pernikahan. kejadiannya begini ketika saya mencari artikel di mesin google tentang perkara talak seperti kinayah dan lain-lain, nah pada saat mencari artikel tentang talak di luar pengadilan tiba-tiba dalam hati muncul niat untuk talak ketika menulis kalimat talak di luar pengadilan tersebut.karena dalam hati saya berkata ketika menulis ini saya niatkan bagaimana hukumnya pak ustad ?setelah kejadian itu saya menangis sejadi-jadinya kenapa niat itu muncul tiba-tiba dan sukar saya lawan.



-- Moh. Gazali (Palu)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Untuk sahnya talak ,harus terpenuhi rukunnya. Yaitu :

  1. Suami, talak harus dilakukan oleh suaminya.
  2. Istri, talak dijatuhkan kepada istri yang sah.
  3. Shighat, yaitu kata-kata yang diucapkan untuk menunjukkan talak, baik secara sharih (terang dan jelas),kinayah/ sindiran,tulisan maupun isyarat.
  4. Qosdu, yaitu unsur kesengajaan dan niat untuk mentalak.

Melihat kejadian yang disampaikan, pelum terpenuhi rukun talak diatas, maka dengan sendirinya tidak terjadi talak. Niat semata untuk mentalak ,tidak membuat talak jatuh ,kecuali niat tersebut dilanjutkan pada ucapan/shighat talak oleh seorang suami kepada istrinya dengan niat dan maksud mentalak istrinya secara sadar.Wallahu ‘alam bishowab.



-- Amin Syukroni, Lc