Tekanan Bathin Rumah Tangga


Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya ingin bertanya seputar permaslahan rumah tangga. Saya menikah sudah 5 tahun. suami adalah orang yang cukup tempramen.

Selama menikah saya tidak pernah mengeluh pada ortu tentang perlakuan buruk suami yang membuat saya tertekan, malah apapun itu saya slalu menutupi keburukannya.

Yang saya tanyakan disni apa langkah terbaik yang bisa saya lakukan??

Jika bercerai saya takut dengan Allah yang "membenci" peceraian, namun disisi lain keluarga saya sendiri sudah sangt membenci suami dengan kelakuannya yang sudah jelas mengkhianati kepercyaan saya.

Ini semua yang membuat saya bingung antara harus memlih ortu atau suami.



-- Vio (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Perceraian itu memang akan ada dampak buruknya, tetapi bisa juga akan berdampak sebaliknya berupa kebaikan, tetapi seyogyanya perceraian itu dijadikan solusi yang terkhir sekali yaitu ketika upaya perbaikan maksimal dari permasalah yang ada dalam keluarga sudah tidak lagi ada harapan

Yang karenanya, kalau masih ada harapan suami untuk menjadi baik dan menyadari semua kesalahannya, lebih baik diupayakan dulu meskipun sebagai seorang istri anda harus bersabar dulu. akan tetapi ketika upaya optimal sudah dilakukan dan suami masih tetap dalam segala keburukannya, maka percerainlah solusi akhirnya, dan itu dibenarkan dalam Islam, karena alasan cerainya syar'i yaitu kemaksiatan yang terus menerus yang tentunya akan berdampak pada hilangnya kedamain dalam keluarga, padahal tujuan pernikahan itu adalah tercapainya suasa damai dalam keluarga

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan petunjuk-Nya, berkernan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA