Mimpi Dan 40 Hari Sholat Bersama Imam

Lain-lain, 27 Mei 2019

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr.wb ustadz. Permisi saya seorang karyawan di perusahaan swasta umur 25 tahun. jadi begini pertanyaan saya. Saya biasanya setelah sholat subuh berjamaah di masjid, karena harus kerja saya memang biasanya tidur setelah sholat walaupun diniatkan berjaga tapi tetap ketiduran walaupun cuma 10-30 menit, pertanyaannya :

1. Beberapa Minggu yg lalu saya bermimpi ke masjid mau sholat berjamaah wudlu tapi air krannya macet tapi akhirnya hidup lagi dan lanjutkan wudlu. Ketika itu sholat jamaah sudah sudah dimulai, perasaan saya saat itu dalam mimpi rasanya sedih, tapi belum ikut gabung ke jamaah sudah terbangun, rasa sedihnya kebawa padahal tadi sholat subuh berjamaah tepat waktu jg, rasanya sedih walau cuma mimpi soalnya saya juga sedang berusaha 40 hari sholat tepat waktu bersama imam.

2. Hari ini 27 Mei 2019, setelah sholat subuh berbaring saja, eh tapi ketiduran sekitar 10 menitan dan saya bermimpi masuk masjid mau sholat jamaah, disitu sudah kumpul jamaah tapi sholat wajib belum mulai, dan saya melaksanakan sholat sunah dua rakaat dan dishaf pertama tepat dibelakang tempat imam, walau setiap gerakannya utuh yg paling saya ingat adalah waktu sujud, waktu sholat sunnah itu saya juga mendengar seorang perempuan membaca Al Quran, surat Ar-Rahman dan yg paling saya ingat dan jelas dengar tidak samar2 adalah ayat 1 (lafadz "Ar-Rahman") dan ke 13 ("fabi ayyi ala rabbikuma tukazziban"), apakah ini maknanya saya kurang besyukur tapi alhamdulillah saya jarang sekali mengeluh banyak bersyukur, atau kurang bersyukur dengan cara lain seperti sedekah trus kenapa yg baca wanita apakah itu kebetulan karena saya laki-laki lajang atau ada maknanya.

3. Sekalian tanya penjelasan terkait hadist, 40 hari sholat takbir bersama imam.. Maksudnya itu sholat pas takbir bersama imam atau yg penting tidak tertinggal rakaat pertama (sempat baca al fatihah), 40 harinya itu apakah harus pas berturut2, soalnya kadang saya kadang ketinggalan sholat berjamaah di kantor karena tempat nya tidak cukup dan terjebak di tempat wudlu tidak bisa keluar. Dan mohon doanya ustadz supaya saya bisa istiqomah sholat berjamaah tepat waktu pas takbir bersama imam. Terima kasih atas penjelasannya.

 

Wassalamualaikum wr.wb



-- Wwn (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuh.

Saudara Wwn yang dirahmati ALLAH SWT.

Mengenai mimpi Anda bersedih karena tertinggal shalat berjama,ah menunjukkan Anda orang yang shaleh, perhatian sekali pada shalat berjama'ah sampai terbawa mimpi. Semoga ALLAH SWT menjaga semangat Anda untuk selalu shalat berjama'ah.

Mimpi yang kedua  juga menunjukkan Anda adalah pribadi yang bersyukur sampai ALLAH ingatkan Anda dalam mimpi  ketika sedang sujud dengan surah Arrahman. Maa syaa ALLAH Anda sendiri yang mengakui " alhamdulillah saya jarang sekali mengeluh banyak bersyukur". Justru dengan mimpi ini Anda harus semakin bersemangat untuk menjaga sikap syukur dan terus ditingkatkan. Dan Semoga Anda dimudahankan ALLAH SWT mendapatkan istri yang shalehah dan juga pandai bersyukur.

Adapun mengenai hadits shalat berjama,ah 40 hari berturutturut tanpa terlewatkan takbirotul ihrom bersama imam:

عن أنس بن مالك ـ رضي الله عنه ـ قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنْ   النِّفَاقِ

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Barangsiapa yang shalat karena Allah selama 40 hari secara berjama’ah dengan mendapatkan Takbir pertama (takbiratul ihramnya imam), maka ditulis untuknya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari api neraka dan kebebasan dari sifat kemunafikan.” (HR. Tirmidzi )

Hadits ini menerangkan tentang dua keutamaan besar bagi orang yang melaksanakan sholat berjama’ah selama 40 (empat puluh) hari tanpa terlambat dari takbirotul ihrom bersama imam. Dua keutamaan besar tersebut ialah: Selamat dari siksa Api Neraka di akhirat, dan selamat dari kemunafikan di dunia.

Bagi siapa saja yang ingin meraih 2 keutamaan besar tersebut namun ia pernah terlambat dari takbirotul ihrom bersama imam, maka hendaknya ia memulai lagi dengan hitungan baru. Akan tetapi, orang-orang yang pernah terlambat dari takbirotul ihrom bersama imam karena adanya udzur (halangan) syar’i seperti sakit, berada di negeri kafir atau di daerah yang penduduknya tidak ada yang sholat, maka diharapkan baginya meraih 2 keutamaan besar tersebut, karena Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى 

“Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang itu tergantung terhadap apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhori 1, Muslim 1907)

Maka Anda kalau sudah tahu tempat shalatnya kecil maka aturlah agar Anda tida terlambat lagi apalagi seluruh teman Anda juga tahu keutamaan shalat berjamaah 40 hari tersebut . Anda harus lebih sungguh-sungguh lagi. Bisa in syaa ALLAH !

WaLLAHU a'lam bishshawaab.

 

 



-- Selamet Junaidi