Lain Lain

Lain-lain, 11 Juni 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb

Saya ingin konsultasi

Jadi saya itu waktu melakukan pekerjaan rumah tiba2 terbayang teman saya (perempuan) yang pernah menyakiti hati saya

Saat ini saya menyukai teman saya tapi teman perempuan saya itu selalu menggoda orang yang saya suka..saya tidak tahu dia sengaja atau tidak

Dan saat menyapu saya tiba2 terbayang kalau teman perempuan saya bersama dengan orang yang saya suka

Terbayang kalau mereka akan menikah dan saat itu saya merasa sedih sehingga dalam hati saya mengucap doa2 jelek

Tapi saya sadar itu hanya angan2 atau pikiran saya saja. 

Saya juga mengucap doa jelek dalam hati ketika saya menyapu

Tapi saya takut kalau do a itu terkabul 

Ini membuat saya tertekan

Mohon bantuannya 

Wassalamualaikum wr.wb



-- Xxx (Gresik)

Jawaban:

Wa'alaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuh.

Ini berhubungan dengan jodoh maka Anda harus memahami petunjuk ALLAH SWT:

“Allah menjadikan bagi kalian isteri-isteri dari diri kalian dan menjadikan bagi kalian dari isteri-isteri kalian itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka Mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?.” (QS. An-Nahl [16]: 72)

" Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik."(QS. An Nur : 26)

 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian isteri-isteri dari diri kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar-Rum [30]: 21)

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisaa- [4]: 1).

Kesimpulan yang dapat kita ambil tentang ayat ayat tentang jodoh yang diuraikan diatas,ialah, bahwasannya jodoh itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan senantiasa untuk kita mengusahakan jodoh itu ,dan memantaskan diri untuk criteria pasangan yang kita impikan Sesuai dengan yang dijelaskan dalam Al-quran Surah An Nur : 26 diatas.

Sementara penjelasan RasuliLLAH saw tentang jodoh;

”Sesungguhnya seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah (bersatunya sperma dengan ovum), kemudian menjadi ‘alaqah (segumpal darah) seperti itu pula. Kemudian menjadi mudhghah (segumpal daging) seperti itu pula. Kemudian seorang Malaikat diutus kepadanya untuk meniupkan ruh di dalamnya, dan diperintahkan untuk menulis empat hal, yaitu menuliskan rizkinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau bahagianya..." [Diriwayatkan oleh al Bukhari dan Muslim]

Abdullah bin Mas’ud ra, Rasulullah saw bersabda: “Wahai para pemuda, siapa-siapa di antara kalian yang mampu ba’ah (memberi tempat tinggal) hendaknya ia menikah, sungguh nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan siapa-siapa yang belum mampu ba’ah maka hendaknya ia berpuasa, sungguh puasa itu akan menjadi perisai baginya.” (Muttafaq ‘Alayh – lafazh milik Muslim)

Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: “Seorang wanita itu dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena garis keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah yang baik agamanya maka engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari Hadits-Hadits diatas adalah, tidak jauh beda dari kesimpulan menurut Al-quran sebelumnya, malah , didalam Hadits-Hadits diatas diperkuat fakta bahwasannya jodoh itu kita yang memilih dan Allah SWT lah yang menentukan hasilnya.

Didalam hadits-hadits diatas sudah disampaikan , bahwa dalam memilih jodoh sudah ditetapkan jodoh yang bagaimana yang harus kita pilih dan bagaimana agar cara agar kita berjodoh dengan criteria jodoh yang kita inginkan.

Jadi, Jodoh itu dipilih dan Allah SWT yang menentukan hasil,

Karna Seberapa pun kenal dan seberapa pun cintanya kita terhadap seseorang

Kalau memang bukan jodoh, akan selalu ada cara untuk dijauhkan.

Dan tidak ada yang tau juga,seberapa pun kita tak kenal dengan seseorang, tak ada pun urusan keperluan dan seberapa pun benci,

Jika Allah SWT menetapkan berjodoh, maka akan selalu ada cara untuk didekatkan.

Lapangkan dada Anda untuk mernerima takdirNYA. Kita berkewajiaban untuk berusaha dengan cara terbaik. Kemudian serahkan kepada ALLAH SWT. 

WaLLAHU a'lam bishshawaab.

 



-- Selamet Junaidi