Memilih Suami Atau Orang Tua

Lain-lain, 16 Juni 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb

Saya mery agustini umur saya 22 tahun saya berasal dari balikpapan. 

Saya adalah wanita yg sudah bersuami . Pernikahan saya baru berjalan 2 tahun dan saya sudah memiliki anak dari pernikahan saya dan kami tinggal masih dengan orang tua saya.

Awal pernikahan suami saya masih pengangguran jadi biaya hidup kami masih ditanggung orang tua saya. Awalnya semua baik2 saja semenjak suami saya mengenal narkoba permaslahan muncul, suami saya tidak mau membantu saya mengurus anak dan selalu bermalas dirumah dan kami selalu bertengkar hingga main pukul .Semenjak itu anak saya diurus orang tua saya. Karena orang tua saya tidak tahan dengan kelakuan suami saya maka orang tua saya memutuskan mengembalikan dia ke orang tuanya.

2 bulan semenjak suami saya dipulangkan saya tidak tahan dengan perlakuan orang tua sya yg selalu menyinggung suami saya jadi saya memutuskan untuk menyusul suami saya ke rmh ortunya dan suami sya menjanjikan akan brubah kalau sya kesna. Akan tetapi ketika saya sdh 1 bulan disna ternyata suami saya masih memukul saya dan tidak brubah . Karena saya tidak tahan saya memutuskn minta jemput bpk saya untuk mengambil saya dan kembali ke balikpapan

3 bulan semenjak saya dijemput . Anak dan saya msih ditanggung ortu saya. Dan suami msih menghubungi saya dia menyesal dan berjanji untuk merubah diri dan bertanggung jawab trhadap saya dan ank kepada ibu saya. 

Tetapi orang tua sya sdh benci dengan suami saya. Apa yang harus saya lakukan memilih orang tua atau suami ? 

 



-- Mery Agustini (Balikpapan)

Jawaban:

Waalaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuh

Saudari Mery Agustini yang diramati ALLAH SWT.

Semoga Anda diberi ketabahan dan kesabaran menghadapi guncangan rumahtangga dan mendapatkan banyak hikmah.

Sebagai pertimbangan, Andalah minta dijemput oleh orantua karena tidak tahan dengan perlakuan kasar dari  suami. Dan Ayah Bunda berhak dan berkewajiban untuk menjaga keselamatan anaknya. 

Apalagi suami Anda kecanduan narkoba? Maaf butuh proses dan kesungguhan untuk lepas dari jeratan narkoba. Sudah banyak bukti orang yang kecanduan narkoba itu semakin jauh dari ALLAH, hidup tidak tentu arah, emosinya tak tentu dan tak terkendali seperti yang pernah Anda rasakan dari perlakuan suami Anda.

Maka tentu orangtua bijak tak mau melepas anaknya kepada orang seperti ini. Maka Anda harus hormati keputusan beliau berdua. 

Semoga ALLAH SWT memberikan ketenangan di hati Anda dan bijak memutuskan masalah yang terjadi.

WaLLAHU a'lam bishshawaab

 

 



-- Selamet Junaidi