Rencana Pernikahan

Lain-lain, 25 Juni 2019

Pertanyaan:

Assalammu'alaikum ustadz/ustazah. Saya wanita usia 23 th. Saya mengajar di salah satu sekolah di daerah saya. Saya anak pertama, memiliki 1 adik kandung laki2, dan 1 adik angkat laki2 juga. Adik kandung saya kelas 2 smp dan adik angkat sy kls 3 sma.

Sudah 3th ini sy menjalani hubungan jarak jauh/LDR dg pasangan sy. Kebetulan usia kami seumuran, karena dulu teman sekolah. Utk kedepannya kami juga berencana untuk menikah. Tetapi calon suami saya ini bekerja di jakarta. Kelak kalau sdh menikah dia tidak ingin bekerja di tempat kelahiran kami karena alasan lapangan pekerjaan tdk sesuai dg bidangnya. Sy memintanya utk pindah di jawa timur saja biat nantinya lebih dekat. Pertanyaannya

1. Bagaimana sikap saya sbg perempuan jika calon suami ingin nabung utk rumah dulu baru menikah?

2. Apa yg harus sy lakukan jika suami sy nantinya mengajak sy tinggal di kota lain sedangkan ibu sy ingin sy tetap tinggal di daerah asal dan membiarkan suami sy nantinya kerja di temoat jauh alias LDR setelah menikah. Ini yg menjadi dilema bagi saya, disisi lain sy ingin menuruti ibu sy karena ibu sy merasa ingin sy rawat ketika sdh tua. Dan disisi lainnya sy tidak ingin LDR lagi jika sdh menikah nanti karena memang dari awal kenal sdh LDR. Mohon sy diberikan pencerahan. Terima kasih🙏🙏



-- Mn (Tuban)

Jawaban:

Waalaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuH.

Saudari MN yang dirahmati ALLAH SWT.

Anda sekarang dalam proses ta'aruf , saling kenal. Setelah saling kenal maka pertimbangkanlah apakah dilanjutkan atau tidak. 

Dengan perkenalan tersebut seharusnya akan mempermudah Anda memutuskan dilanjutkan atau tidak. Sekarang keraguan Anda tentang dua hal di atas harus Anda tanyakan dengan baik-baik kepada beliau. Dan jawabannya akan membuat Anda tidak bimbang untuk memutuskannya. Ketika akan memutuskan sikap sebaiknya Anda minta juga pendapat ibunda karena beliau punya harapan  kepada Anda.

Semoga harapan Anda bisa diterima oleh calon suami Anda dan ALLAH memudahkan terwujudnya impian Anda. Karena semakin dekatlah  kepada ALLAH dengan ibadah yang khusyu' serta mintalah restu dan doa ibunda.

Setelah Anda melakukan ini secara optimal maka siapkan hati Anda untuk rido menerima apa yang bakal terjadi. yakinlah kalau Anda sudah serahkan urusan inikepada ALLAH. Maka keputusan yang Anda dapatkan Adalah yang terbaik.

WaLLAHU a'lam bishshawaab

 



-- Selamet Junaidi