Hukum Denda Keterlambatan Biaya Kursus

Fiqih Muamalah, 28 Juni 2019

Pertanyaan:

assalamualaikum ustadz, Saya bekerja di sebuah lembaga kursus bahasa inggris, di lembaga ini biaya kursus dibayar per 3 bulan, akan tetapi bisa diangsurkan menjadi 3 kali pembayaran, sehingga pembayaran bisa dilakukan setiap 1 bulan sekali, dengan perhitungn biaya kursus dibagi 3, hasilnya adalah biaya yg harus dibayar per bulannya. yang membuat saya gelisah adalah adanya denda jika siswa telat membayar biaya kursus pada tanggal yg telah ditentukan, pertanyan saya, apakah denda tersebut termasuk ke dalam riba ustadz ?

terima kasih, jazakallahu khairan



-- Ferli Priawan (Depok)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Denda keterlambatan dalam transaksi berbasis utang, apapun bentuknya, termasuk riba. Seperti denda pada kartu kredit atau utang piutang pada umumnya.

Majma’ al-Fiqh al-Islami dalam muktamarnya ke-12 di Riyadh th. 1421 H, membahas tentang as-Syarthul Jaza’i (ketentuan adanya denda bagi pihak menyalahi kesepakatan), menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya,

يجوز أن يشترط الشرط الجزائي في جميع العقود المالية ما عدا العقود التي يكون الالتزام الأصلي فيها دينًا ؛ فإن هذا من الربا الصريح

Boleh menetapkan ketentuan ada denda dalam semua akad terkait harta, selain akad yang tanggung jawab aslinya berbasis transaksi utang piutang. Karena ini jelas ribanya. (keputusan no. 4)

Berdasarkan  penjelasan tersebut, maka denda atas keterlambatan membayar biaya kursus tersebut, berarti termasuk riba, karena transaksinya berbasis hutang.

Demikian, semoga llah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA