Cara Membalikan Kesetiaan Untuk Calon Suami Dan Menghargai Perasaan Sayang Calon Istrinya.

Lain-lain, 4 Juli 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum, Sebelumnya saya minta bantuan nya, saya punya calon suami tapi akhir akhir ini saya suka mengganjel sama sikap cowok saya mba. Ada teman saya bilang bawa cowok saya baperin banyak wanita termasuk teman saya. Saya sebagai perempuan sedih dan sangat terluka jika sebagai perasaan perempuan yang dibaperin sama cowok saya yang sudah terlalu berlebihan dan banyak harapan buat perempuan di luar sana. Saya tidak mau calon suami saya seperti itu lagi baperin anak orang mba. Saya pengen menjaga perasaan perempuan disana dan juga calon suami saya juga. Sebab saya sekarang sudah tidak bisa komunikasi kembali melalui whatsApp krna calon suami saya tersinggung krna saya. Komunikasi secara langsung pun tidak bisa. Tapi, melalui whatsApp keponakan saya bisa komunikasi. Tolong apa yang harus saya lakukan mba. 



-- Fathiyatul Bayyinah (Kabupaten Tangerang )

Jawaban:

Waalakum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuH.

Saudari Fathiyatul Bayyinah yang dirahmati ALLAH SWT.

Allah SWT menciptakan makhluknya berpasang-pasangan. Semua alur cerita kehidupan termasuk jodoh yang akan menjadi pendamping hingga akhir hidup sudah diatur-Nya. 

Sebagai manusia kita tinggal berupaya menemukan pasangan hidup yang dapat saling melengkapi, mencintai, menyayangi, dan menghargai.

Mencari apalagi menentukan pasangan hidup memang bukan suatu hal yang mudah dilakukan. Setiap pasangan berharap pilihannya adalah teman hidup terakhir hingga akhir hayat. 

Tak sedikit pertimbangan yang harus yang harus Anda dipikirkan  sebelum menjatuhkan pilihan. Apalagi untuk kaum Hawa. Jangan sampai calon suami yang kamu pilih tidak bisa membawamu ke indahnya Surga NYA.

Sebelum kamu melangkah lebih jauh, sebaiknya perhatikan beberapa hal sederhana berikut ini: 

- Lihat pengorbanan dan menjalankan ibadah
- Lihat cara ia memuliakan orang tua dan keluarganya
- Lihat pergaulannya
- Lihat cara ia mencari rezeki yang halal
- Perbaiki diri sendiri sehingga pantas bersanding dengan imam yang saleh

Nah Sekarang Anda tahu bagaimana pergaulannya. Anda punya hak untuk memilih untuk melanjutkan atau tidak dilanjutkan kejenjang berikutnya. Hati Anda pasti bisa merasakan itu. Ada baiknya Anda minta pertibangan orangtua bila Anda masih bingung.

Semoga ALLAH memberikan Anda pasangan yang Shaleh dan tanggung jawab.

WaLLAHU a'lam bishshawab.



-- Selamet Junaidi